Jangan Ada Warga Miskin Tidak Berobat di Mandailing Natal (2 )

Iskandar Hasibuan (Penulis)

SEBENARNYA Apa yang di Intruksikan Oleh H.Amru Daulay,SH, sebagai Bupati Mandailing Natal, pada waktu itu adalah untuk kepentingan masyarakat, khususnya keluarga Miskin ataupun tidak mampu untuk membiaya perobatan ke Rumah Sakit di Panyabungan, atau ke Kota Medan.

Kenapa APBD Madina waktu itu kurang lebih Rp 400 Milyar Mampu membantu warga, sekarang APBD Madina tembus hampir Rp 1,6 Triliun, tidak mampu mengatasi warga miskin walaupun warga tersebut mempunyai BPJS.

Kenapa BPJS Mati..? Jelas warga tersebut ada kemungkinan tidak pernah menggunakannya, sehingga pihak BPJS Menganggapnya sudah meninggal si pemegang BPJS, Mungkin ia.

Bisa juga, karena Kepala Desa/Aparat Desa tidak peduli dengan warga yang memegang BPJS, karena Kades lebih sibuk dan Fokus dengan Anggaran Dana Desa, sehingga warganya mau mati, mau sekarat tidak peduli lagi.

Padahal, kemungkinan pada waktu sebelum menjabat Kepala Desa, pasti Calon Kades punya Visi dan Misi, sehingga warganya memilihnya untuk menjadi Kepala Desa dan setelah terpilih dan dilantik Kades lupa semua dan fokus kepada Dana Desa. Mungkin ia dan tidak semua kades begitu.

Begitu juga dengan petugas Kesehatan atau Bidan Desa diharapkan dan dibuat Pemerintah hingga ke – Desa – Desa, tidak terlepas dari niat Pemerintah agar persoalan – persoalan Kesehatan cepat di tangani, tanpa harus menunggu datang dari Puskesmas atau jajaran Dinas Kesehatan baru ditangani.

Sayangnya, sekarang ini justuru jauh berbeda dari awal mekarnya wilayah Mandailing Natal dan yang lebih menonjol membantu masyarakat di desa – desa adalah Polisi, bukan jajaran Pemerintah Mandailing Natal.

Kenapa begitu..? Yang bisa menjawabnya adalah jajaran Pemerintah Mandailing Natal, bukan Polisi yang menjawab dan Wartawan hanya Menulis aspirasi , keluh kesah masyarakat dan jangan salahkan wartawan ketika menulis ada warga miskin tidak bisa Berobat, karena ketiadaan anggaran atau biaya, namanya saja warga miskin, tentu tidak punya apa – apa.( Bersambung Terus)

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

 

 

 

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Harapan Ketua DPRD, Pemkab Madina Fasilitasi Seluruh Pedagang Jajanan Ramadhan di Pasar Baru Panyabungan

    PANYABUNGAN (Malintangpos Online): Ketua DPRD Mandailing Natal, H. Erwin Efendi Lubis, SH, mengutarakan harapan agar pemerintah melalui Dinas Perdagangan memfasilitasi seluruh pedagang jajanan buka puasa untuk beraktivitas di lokasi yang…

    Read more

    Continue reading
    Pembangunan 712 Unit Los Pasar Baru Panyabungan Secara Swakarsa Pedagang dan Kerjasama Dengan Vendor

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengundi 712 Losd yang dibangun di Komplek Pasar Baru Panyabungan, sebagai bagian dari penataan kembali aktivitas perdagangan di daerah iti. Wartawan yang langsung…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses