Jangan Buang Sampah Sembarangan di Kota Panyabungan (3), Camat dan Lurah Berjibaku Angkut Sampah

Sebenarnya Persoalan Sampah di Kota Panyabungan, yang dibuang warga secara Sembarangan, baek ke Sungai ( Aek), Drainase, disejumlah titik disimpang Jalan baik di Jalan Nasional, Jln.Lintas Timur, Jln.Lintas Barat, Jln.H.Adam Malik, Jalan Nusantara dan sejumlah tempat lainnya bukanlah persoalan baru, tetapi sudah puluhan tahun tidak pernah selesai.

Era H.Amru Daulay.SH, Drs.H.Dahlan Hasan Nasution, Ir.Aspan Sopian Batubara, H.Hidayat Batubara.SE, kembali ke Drs H.Dahlan Hasan Nasution.Ir.H.Dahler Nasution, H.Jafar Sukhairi Nasution, persoalan Sampah tidak pernah tuntas, selalu menjadi bahan cemooh bagi masyarakat Mandailing Natal.

Sekarang Era H.Saipullah Nasution,SH.MM, yang menjadi Komando di Mandailing Natal, apakah persoalan Sampah bisa selesai atau tuntas di Konsepnya, atau hanya retorika saja atau Live Service saja, entahlah, hanya Bupati dan Wakil Bupati Yang bisa menjawabnya, kalau Wartawan yg jawab sangat tidak mungkin, karena bisa ‘- bisa Wartawan di panggil Inspektorat nanti.

Seingat Penulis, kalau soal Gotong Royong, yang melibatkan seluruh elemen, baik Pemerintah, TNI, Polri, serta masyarakat sudah ngak bisa dihitung berapa kali dan APBD sudah milyaran diperuntukkan untuk mengatasi Sampah yg dibuang masyarakat.

Contoh kecil, Pengerukan Sedimen Aek Mata sudah Milyaran dari APBD, tapi lihatlah Aek Mata, sudah jorok, banyak sampah membusuk dan mengeluarkan bau yg menyegat lagi.

Siapa yang salah..? Yang jelas bukan Wartawan, tetapi kesalahan Pemerintah jelas ada, kesalahan masyarakat juga ada, khususnya warga yg membuang Sampah Sembarangan.

Seperti, Jumat (22/08) sejumlah Lurah, Camat Panyabungan dan pihak Dinas Lingkungan Hidup, gotong royong untuk mengangkut sampah ( Bersambung Terus)

 

Admin : Dita Risky Saputri.SKM.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Tumpukan Sampah Saja 27 Tahun Nggak Beres, Apalagi Tertibkan PETI di Mandailing Natal, Pasti Percuma & Buang Waktu (2)

    Membicarakan PETI( Pertambangan Emas Tanpa Izin) sama artinya membicarakan ribuan jiwa warga di Mandailing Natal, yang menggantungkan hidupnya di Petambangan Emas tersebut. Padahal, kita tau bersama bahwa Surat Bupati, sudah…

    Read more

    Continue reading
    Gubernur Mahyeldi Raih Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN

    JATINANGOR(Malintangpos Online): Kepemimpinan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah kembali memperoleh pengakuan di tingkat nasional. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menganugerahkan Kartika Pamong Praja Madya kepada Gubernur Mahyeldi sebagai bentuk…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses