Jika Bupati dan Kapolres Madina Punya Niat, Stop Tambang Ilegal Sangat Mudah

MEDAN(Malintangpos Online): Aktivis Lingkungan dan Sosial Sumatera Utara Muhammad Suryadi Nasution.S.Sos, mengutarakan jika memang Pemerintah Punya Niat, ingin Menertibkan Tambang Emas Ilegal yang memakai Excavator, sangatlah mudah sekali.

Caranya..? Kades, Camat, Kapolsek, Dan Ramil jika itu terjadi diwilayah Kecamatan buat musyawarah dengan sejumlah Warga, baik Pemuda, Tokoh Masyarakat dan Ulama, agar Penambang yg memakai alat berat ramai – ramai Menyetopnya.

” Jika itu dibuat, maka yakinlah akan muncul Bekingnya, jika bekingnya Polisi, lapor ke Kapolda Sumut, Jika Beking nya TNI, Laporkan ke Pangdam I/BB, Jika Bekingnya Kades, laporkan ke Bupati,” Ujar  Aktivis Lingkungan dan Sosial Sumatera Utara Muhammad Suryadi Nasution.S.Sos, Sabtu(29/3) di Kota Medan.

Serta, Buat surat ke Bupati, Kapolres agar setiap hari Razia BBM ( Bahan Bakar Minyak) Solar dan tentu Minyak Excavator akan kosong, tentu tidak bisa berjalan lagi itu alat Berat.

Persoalannya, mau ngak Polisi, Satpol PP dan Aparat Penegak Hukum ( APH) untuk menyalamatkan Lingkungan daerah kita, jika mau sangat mudah Menyetopnya.

Sekarangkan Hidup warga dari Tambang tersebut..? Tanya Wartawan ” Sambil Tetawa, Suryadi, mengatakan ” ngak mungkin, sebelum ada Tambang tersebut warga tenang dan Tanaman Padi, Cabe dan sayur -sayuran bagus,” ujarnya.(Dir/Red).

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

 

 

 

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Gedung SDN 029 Lumban Dolok Kec.Siabu Kupak -Kapik Dibiarkan Bupati Mandailing Natal

    LUMBAN DOLOK(Malintangpos Online): Memprihatinkan Kondisi Gedung SD Negeri 029 Lumban Dolok Kecamatan Siabu, yang kupak – kapik dibiarkan oleh Bupati dan DPRD Mandailing Natal. ” Pengakuan Orangtua siswa, Permohonan untuk…

    Read more

    Continue reading
    Direktur : ‎Tidak Ada Pungli. Pegawai RSUD Husni Thamrin Natal Keluhkan Dugaan Pungli Saat Proses Pencairan THR

    NATAL(Malintangpos Online): Sejumlah pegawai Aparatus Sipil Negara (ASN) di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Husni Thamrin Natal mengeluhkan adanya dugaan pungutan Liar (Pungli) yang disebut sebagai “uang administrasi” saat…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses