# Kacang Asin # Produk Sumbar di Kab. Madina Laris

PEMERINTAH Mandailing Natal ke depan sudah waktunya melakukan survey  secara khusus, untuk melihat secara nyata di tengah-tengah masyarakat, baik Ikan Mas, Sayur-sayuran makanan ringan, serta Kopi yang kita banggakan semua nyaris dari Provinsi Sumatera Barat datangnya.

Memang, masih ada produk atau hasil dari Mandailing Natal, antara lain Kacang Asin  # Berkah 4 Putra # yang di produksi di Kel. Panyabungan III Kec. Panyabungan, itupun produksinya tidak banyak.

Yang lainnya, Kue, Kopi, krupuk, Kipang, serta produk lainnya sudah dikuasai oleh produk dari Sumatera Barat, padahal hasil apa yang tidak ada bahan mentahnya di Mandailing Natal.

Kenapa bisa..? Yang bisa menjawabnya adalah Pemerintah, termasuk Kadin, HIPMI serta Organisasi lainnya, tetapi yang jelasnya ada baiknya Bacalon Bupati – Wakil Bupati juga sebaiknya menyelipkan persoalan tersebut di Visi -Misinya.

Bayangkan, Sapu Lidi saja sekarang ini yang merajai di Mandailing Natal, produksi dari Sumatera Barat, padahal pohon kelapa banyak di Mandailing Natal sejak dulu(Bersambung Terus)

 

Admin : Iskandar Hasibuan

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Soal Narkoba Marak, Bupati, DPRD dan Polres Harus Dukung Korwasis Madina

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): ” Panitia Generasi Penerus Bangsa ( Gen Pena), Perangi Narkoba Lewat Pendidikan yg digagas Korwasis Madina, perlu di dukung oleh Kapolres, 40 orang Anggota DPRD & Bupati/Wakil Bupati…

    Read more

    Continue reading
    PKL Eks.Relokasi Pindah Ke – Lingkungan Pasar Baru Panyabungan

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Sekitar 700 Pedagang Kaki Lima(PKL) Eks.Relokasi, Sejak Dua (2) Hari lalu sudah pindah untuk menempati Los dilingkungan Pasar Baru Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal Sumatera Utara. Wartawan yang turun…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses