Kapolres Madina Kembali Tertibkan Aktifitas PETI di Kec.Kotanopan

KOTANOPAN(Malintangpos Online): Kapolres Mandailing Natal, AKBP Arie Sofandi Paloh, SIK,mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif menjaga perusakan lingkungan yang diakibatkan aktifitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) diwilayah Kotanopan.

Hal itu disampaikan Kapolres Madina,AKBP.Arie Sofandi Paloh.S.IK.SH,  ketika melakukan penertiban PETI di Kecamatan Kotanopan, Jum’at (17/01).

Kata Kapolres, melihat aktifnya ketua-ketua pemuda dan ormas menyoroti PETI saat ini sudah seharusnya juga hadir saat penertiban, dan bersama Polri serta pemerintah setempat untuk menjaga agar kegiatan ini tidak beraktifitas lagi.

“Melihat aktifnya ketua-ketua pemuda dan ormas menyoroti aktifitas PETI ini, sudah seharusnya mereka juga hadir disini ketika kita melakukan penertiban,”Ujar Alumni Akpol 2005 ini didampingi TNI dan beberapa kepala OPD dari Pemkab Madina.

Tak hanya itu, Arie juga menegaskan seluruh masyarakat Kecamatan Kotanopan harus kompak agar perusakan lingkungan dengan aktifitas PETI menggunakan alat berat ekskavator ini tidak lagi beroperasi.

“Penertiban perusakan lingkungan ini bukan hanya tanggungjawab Polri, TNI atau pemerintah melainkan tanggungjawab kita semua untuk menjaga. Maka untuk kedepan kita akan aktif membuat Posko di Polsek Kotanopan,” katanya.

Dikataknya, nanti akan ada dilakukan pengontrolan aktif terkait PETI ini. Masyarakat pun harus aktif melaporkan apabila ada kegiatan PETI itu bermain lagi.

“Kedepan saya tekankan tidak akan ada lagi aktifitas PETI di Kecamatan Kotanopan ini. Dan saya optimis eks lahan tambang ini akan kita tanami jagung untuk mendukung program astacita Presiden Prabowo,” ujar Kapolres.

Sebelumnya pantauan wartawan, Kapolres Madina, AKBP Arie Sopandi Paloh, SIK bersama perwakilan TNI dan Pemkab Madina telah melakukan sweeping dan pemusnahan alat cuci emas dengan cara dibakar.

Hanya saja, dalam penertiban PETI ini tidak ada satu unit alat berat Ekskavator pun yang berhasil diamankan.

Padahal, dari informasi yang dihimpun wartawan dari masyarakat, kurang lebih ada belasan ekskavtaor yang beroperasi siang dan malam lokasi Jambur Tarutung pasar Kotanopan, DAS Aek Kapesong dan lapangan manja Kotanopan.

Lalu untuk mafia tambang yang bermain yaitu berinisial P, seorang Kepala Desa (Kades) inisial G, H dan B serta lain sebagainya. (Red/Isk).

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    JPU Ajukan Banding Atas Putusan Kasus Pembunuhan Anggota Paskibra di Mandailing Natal

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Mandailing Natal, mengajukan upaya hukum Banding atas putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Mandailing Natal (PN Madina) terhadap terdakwa Yunus Syahputra dalam perkara…

    Read more

    Continue reading
    Penjara Seumur Hidup Terdakwa Pembunuhan DF Siswi Paskibra Kecamatan Natal

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Pengadilan Negeri Mandailing Natal (Madina) menjatuhkan vonis penjara seumur hidup terhadap YS, terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap almh. Diva Febriani, siswi SMA Negeri 1 Natal, sekaligus anggota Paskibra…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses