
PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat( LSM) Merpati Putih Tabagsel, Khairunnisyah yang datang secara khusus dari Kota Jakarta, mengaku Salut & Bangga kepada Orangtua Siswa dan masyarakat, yang relah dengan ikhlas mengeluarkan jutaan rupiah untuk anaknya yang ikut Karnaval dari sekolahnya, Minggu 16 Agustus 2026.
” Rasa Nasionalisme Orangtua Siswa, baik PAUD/TK, SD, SMP, SMA,SMK, MA dan Masyarakat Mandailing Natal, masih tinggi dan belum luntur di usia Ke – 81 Republik Indonesia, tapi jangan tanya Penghargaan yang diberikan Pemerintah,” Ujar Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat( LSM) Merpati Putih Tabagsel, Khairunnisyah, Minggu siang(16/08) saat menyaksikan Acara Karnaval yang dilaksanakan oleh Pemerintah Mandailing Natal.

Terus terang, sejak pagi, khususnya Minggu(16/08) baik orang tua siswa, guru – guru SD, SMP, SMA, SMK dan MA, baik Swasta dan Negeri, sangat merasa Bangga anaknya ikut serta peserta Karnaval & Drum Band.
Hanya saja, sudah 27 Tahun Madina, 81 Tahun Republik Indonesia, setiap acara 17 Agustus, baik Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, belum memberikan ” Penghargaan ” yang sesuai kepada Siswa/ Sekolah dan Masyarakat.

Lihat saja nanti, acara Puncak Rangkaian 17 Agustus, untuk Peserta Karnaval yang keluar menjadi Pemenang baik PAUD, SMP, SMA,SMK, MA & Umum hanya diberikan Satu(1) Piala yang seharga Rp 150.000,-
Padahal, ujar Sekretaris Genta Madina, Chandra Siregar ditempat yg sama, katakan saja dulu untuk tingkat SMA, jika Model Pakaian yang disewa orangtua untuk 33 Kabupaten / Kota, siswa minimal pukul rata merogoh kantong Rp 500.000/ Pasangnya, itu minimal.
Itu baru Sewa Pakaian Adat saja, jika ditotal dengan setiap sekolah yang harus dirogo orangtua dan terkadang harus minjam sudah berapa jumlahnya untuk acara 6 – 7 Jam, belum lagi Capeknya.

Kan HUT Republik Indonesia..? Tanya Wartawan ” Ia benar, sebagai sumbang saran kepada Bupati / Wakil Bupati Madina, untuk HUT Ke – 82 RI Tahun 2027 mendatang, coba di Tampilkan untuk Karnaval dan lainnya 1 Bidang kegiatan dikirim untuk lomba di tingkat kabupaten, mungkin akan lainnya ceritanya.
Khusus Karnaval, sebaik Kepala Dinas Pendidikan Madina, bijak menawarkan Model yang disugukan diacara Karnaval yang pesertanya dari setiap Kecamatan, baik lomba yang lain juga.

” Marathon, juara 1, 2.3 di Kecamatan dikirim ke Marathon Kabupaten, yang juara kasih Penghargaan yg setimpal, bukan kegiatan yang menoton dari tahun ke tahunnya,” ujar Chandra sebagai bentuk protes kepada Bupati dan Panitia HUT Kabupaten( Isk/Dita/Putra/Nor)
Admin : Iskandar Hasibuan.








