” Kebohongan ” PT.SMGP Bukti Keselamatan Warga Terancam (2)

Korban H2S Minggu(6/3) di Rumah Sakit

BERDASARKAN Data yang diperoleh dari RSUD Panyabungan dan RS.Permata Madina ada 56 orang yang tercatat yang menjadi Korban ” Bocornya ” H2S dari Pipa milik PT.SMGP diwilayah Desa Sibanggor Julu Kecamatan Puncak Sorik Marapi Kabupaten Mandailing Natal.

Apakah memang H2S yang membuat warga Desa Sibanggor ” Heboh ” untuk menyelamatkan diri akibat Pipa Bocor, atau memang H2S yang terhirup warga sengaja dibuang oleh PT.SMGP…? Tentu yang mampu menjawabnya adalah Petugas yang dipercayakan oleh Perusahaan Panas Bumi PT.SMGP, kalau warga, Pemerintah,DPRD dan Polisi sudah ” Dibohongi ” Mungkin ia, sebab Minggu(6/3) ada 56 orang dilarikan ke Rumah Sakit.

Kalau tidak salah, waktu ada ” Sosialisasi ” agar PT.SMGP Beroperasi kembali setelah kejadian 26 Januari 2021 lalu, Camat Puncak Sorik Marapi Akhiruddin Batubara, Kadis Lingkungan Hidup Madina Kasmir Nasution ada baiknya kepada mereka diminta pertanggungjawaban atas musibah yang terjadi, Minggu(6/3) yang telah membuat korban 56 orang ( Bersambung Terus)

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

 

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    DUO PEMIMPIN — INDAH & MIFTAH: JEJAK KADER DAN ARAH GERAK

    Mengeja Puzzle Pemuda Daerah Dari Jakarta, Bercermin pada Kasus Madina Artikel Kripis — Gugus Literasi Mandailing Epicentrum Dari konsistensi kaderisasi partai hingga ujian kepemimpinan di gedung dewan, dua perjalanan ini…

    Read more

    Continue reading
    TP PKK Madina Gelar Rapat Evaluasi dan Tindak Lanjut Program

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online):Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar rapat evaluasi dan rencana tindak lanjut program pada tahun 2027. Rapat tersebut berlangsung di Pendopo Rumah…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses