Kedua Kalinya Terjadi ,Pejabat Pemda Madina”Tembak”Warga Pakai Senpi

Kedai tempat oknum Pejabat Pemkab Madina GM menembakkan senjata jenis pistol ke arah warga.

PUNCAK SORIK MARAPI (Malintangpos Online) :Mungkin kita masih ingat kejadian yang menimpa RJH (Mantan Ka.BPBD Madina) yang ditodongkan oknum Anggota DPRD Madina Fistol jenis Sofgan kepadanya dan kasusnya redup dan tidak berujung disebabkan berbagai hal,kasus yang sama dan lebih berani terjadi Minggu dini hari( 12-02) disalah satu Kedai Kopi di Desa Hutanamale Kecamatan Lembah Sorik Merapi Kab.Madina terhadap Asbi Nasution(44) ,pelakunya adalah GM salah satu Kabid di Badan Pengelolaan Keuangan Asset Daerah dan kasusnya telah dilaporkan korban kepada polisi.

             Informasi yang berhasil dihimpun Malintangpos Online serta dialog dengan warga bahwa terjadinya penembakan tersebut bermula dengan kedatangan oknum pejabat Pemkab Madina ke Desa tersebut bersama 4 orang kawannya dan memasuki salah satu warung kopi di Desa tersebut.

Beruntung penembakan tersebut tidak mengenai ke tubuh warga, karena warga yang ditembak oleh oknum pejabat Pemkab tersebut terlebih dahulu mengelak, karena terkejut melihat pistol di arahkan kepadanya.

Wartawan Malintangpos Online ketika bincang-bincang dengan Asbi (pakai lobe hitam) korban penembakan oknum pejabat Pemkab Madina di warung tempat kejadian.

Asbi Nasution menjawab Malintangpos Online di Rumahnya, Senin (13/2) di Desa Huta Namale Kecamatan Puncak Sorik Marapi Kabupaten Mandailing Natal mengatakan bahwa dia tidak pernah bermusuhan dengan oknum pejabat Pemkab Madina tersebut.

“Selama ini saya tidak pernah merasa mempunyai hubungan dengan GM, namun tiba-tiba malam itu dia bersama empat orang temannya datang ke warung milik Adi, dimana pada waktu itu saya minum kopi di warung tersebut bersama warga lainnya,” ujar Asbi.

Pada waktu itu sekira pukul 00.00 Wib GM bersama empat orang temannya datang ke warung tersebut sekira pukul 24.00 Wib dan korban sempat berseloro dan bingung kenapa mereka datang pada jam segitu.

“pada waktu GM datang bersama kawannya dimana dua orang temannya tersebut saya kenal yaitu Kepala Desa Sibanggor Jae Imbalo, dimana waktu mereka datang saya sempat menanyakan sambil seloro kok malam kali datangnya dan pada waktu itu Kepala Desa Sibanggor Jae tersebut sempat mengatakan bahwa ada tanah yang belum terjual si Abdi,” ujar Asbi menirukan ucapan Kepala Desa Sibanggor Jae tersebut.

Lebih lanjut Asbi mengatakan bahwa pada waktu itu dia mau pulang namun tiba-tiba GM oknumn Pejabat tersebut mengeluarkan pistol dan meletakkannya di atas meja kedai dengan kuat.

“Setelah senjata jenis Pistol tersebut diletakkan dengan kuat ke atas meja, saya sempat seloro karena merasa tidak punya masalah dengan dia (GM Red) dengan mengucapkan apakah itu mancis, lalu GM mengambil sejata tersebut sambil mengatakan” mancis taikmu” katanya sambil menembakkan senjata tersebut ke arah saya, untung  pada waktu itu saya sempat mengelak,” terang Asbi.

Akibat letusan senjata jenis pistol tersebut yang cukup kuat warga yang ada di dalam kedai kopi dan warga di sekitarnya kedai terkejut dan berdatangan ke kedai tersebut untuk mengetahui apa yang terjadi.

“Saya rasa kalau saya tidak cepat mengelak maka kaki saya akan terkena peluru pistol yang dimuntahkan senjata milik GM tersebut, setelah itu saya langsung lari ke rumah untuk memberitahukan kepada istri saya,” ujar bapak 7 orang anak tersebut.

Ketika disinggung tentang kendaraan oknum GM tersbeut datang ke kedai tempat kejadian Asbi mengatakan bahwa pada waktu itu dia (GM red) membawa mobil dinas milik Pemkab Madina.

“Apakah karena saya ini orang kecil sehingga dia semena-mena terhadap saya, saya tidak tahu, yang jelas sejak kejadian tersbeut aku tidak enak dan persolah ini sudah saya laporkan ke Polres Madina,” ahiri Asbi. (pul)

Admin : Dina Sukandar Hasibuan.A.Md

 

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.