Kejati Sumut Tidak Serius Tangani ” Korupsi ” Dana Stunting di Kab.Mandailing Natal

PANYABUNGAN(Malintangpos Online):
Indonesia Youth Epicentrum Mandailing Natal (IYE Madina) menilai Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) tidak serius dalam menangani kasus dugaan korupsi anggaran stunting tahun 2022-2023 di Madina yang prosesnya sudah berjalan hampir setahun di Kejati.

Ketua IYE Madina, Farhan Donganta

Ketua IYE Madina, Farhan Donganta

, menilai sikap Kejati Sumut tidak profesional setelah sebelumnya seolah melempar tanggung jawab ke Kejari Madina. Padahal, menurutnya, kasus ini merupakan kewenangan Kejati Sumut.

“Penegakan hukum yang lemah berasal dari penegak hukum yang tidak profesional. Korupsi stunting ini harus ditegakkan apapun konsekuensinya, karena menyangkut masa depan anak-anak,” tegas Farhan kepada wartawan, Rabu (01/10/2025) usai dirinya menerima balasan konfirmasi dari Kasi Penkum Kejatisu, Husairi terkait perkembangan kasus hukum stunting Madina yang disuruh menghubungi Kasi Intelijen Madina, Jupri W Banjarnahor, SH, MH.

Ia mengingatkan adagium hukum Fiat justitia ruat caelum (tegakkan keadilan walau langit runtuh) serta Ubi societas ibi jus (dimana ada masyarakat disana ada keadilan), yang menurutnya relevan dalam kasus ini.

Dan Farhan menilai para pelaku diduga telah melanggar perintah konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan merawat fakir miskin.

“Sebagai wakil Tuhan, Kejati Sumut harus menegakkan keadilan,” ujarnya.

IYE Madina pun mendesak agar Kejati Sumut segera menetapkan tersangka dan menuntaskan kasus dugaan korupsi tersebut.

Sebelumnya, Pegiat Anti Korupsi Sumut, Arif Tampubolon terkait kasus Stunting Madina 2022-2023 yang saat ini ditangani Kejati Sumut menegaskan bahwa Kejatisu harus melanjuti penyidikan kasus dugaan korupsi stunting Madina yang telah berjalan selama ini.

Arif pun menuturkan jangan sampai ada kesan kasus diendapkan oleh penyidik oleh karena sesuatu. Selama ini publik sangat optimis dengan kejaksaan agung, selama Asta cita ada dibuat Presiden Prabowo. Dengan begitu kejatisu harus komitmen dengan Asta Cita yang sudah dilakukan jaksa agung.

“Kasus dugaan korupsi stunting Madina harus masuk prioritas untuk dituntaskan kejatisu. Ini sangat berdampak bagi kepercayaan publik terhadap lembaga Adhiyaksa yang dipimpin St Burhanuddin apa bila tidak dituntaskan,”pungkasnya. (Dita).

Admin : Dita Risky Saputri.SKM.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Bupati Madina Buka Bersama 186 Anak Yatim dan Piatu Lembah Sorik Marapi

    LEMBAH SORIK MERAPI(Malintangpos Online):Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution buka puasa bersama 186 anak yatim dan piatu se-Kecamatan Lembah Sorik Marapi di Masjid Al Falah, Kelurahan Pasar Maga, pada…

    Read more

    Continue reading
    Wabup Madina Ajak Masyarakat Pelihara Anak Yatim

    SIABU(Waspada.Id):Wakil Bupati Mandailing Natal (Wabup Madina) Atika Azmi Utammi Nasution mengajak masyarakat untuk ikut serta memelihara anak yatim sebagaimana yang diperintahkan agama. Seruan itu disampaikan Wabup Atika saat menyantuni anak…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses