
PANYABUNGAN(Malintangpos Online): ” Polisi Saja Main Pukul dan Keroyok, apalagi Rakyat,” Ujar Ketua DPC.GMNI Madina Rajab Husein Hasibuan.
Hal itu disampaikan Ketua DPC.GMNI Madina Rajab Husein Hasibuan, sebagai bentuk protes atas pemukulan Ketua DPD.GMNI Sumut, Kamis(13/4) di Medan waktu aksi Demo.

Kata Rajab, Sangat hebat sekali oknum polisi yang melakukan pemukulan terhadap Ketua kami DPD GMNI Sumut, DPC GmnI Madina mengecam dan usut tuntas pelaku pemukulan terhadap ketua DPD GMNI Sumut bung Daniel Jonathan Sigalingging
Dan pecat si oknum Polisi yang melakukan tindak arogansi tersebut, polisi seharus mengamankan dan menjadi penengah, bukan mengamankan sambil memukuli, ujar Rajab Husein Hsb ketua DPC GMNI Madina, dengan kesal.

Kata dia, Peraturan yang terkait dengan pengamanan demonstrasi ini yaitu Peraturan Kapolri No. 16 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengendalian Massa (“Protap Dalmas”).
Disebutkannya, Protap itu tidak mengenal ada kondisi khusus yang bisa dijadikan dasar aparat polisi melakukan tindakan represif.
Dalam kondisi apapun, Protap justru menegaskan bahwa anggota satuan Dalmas dilarang bersikap arogan dan terpancing perilaku massa
Sekali lagi , saya meminta kepada Kompolnas untuk mengusut tuntas kasus arogansi terhadap Cipayung Plus Sumut dan terkhusus tangkap dan pecat pemukulan terhadap ketua DPD GMNI Sumut.
” DENGAN ALASAN APAPUN, APARAT YANG BERTUGAS MENGAMANKAN JALANNYA DEMONSTRAS ,TIDAK MEMILIKI KEWENANGAN UNTUK MEMUKUL DAN MENGKROYOK DEMONSTRAN,” ujarnya lagi kepada Wartawan( Rel)
Admin : Iskandar Hasibuan.








