Ketua DPD.KNPI Kab.Madina Tan Gozali, Gerakan Orangtua Asuh Positif,Beasiswa Wajib di APBD 2020

Tan Gozali Nasution

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Gerakan Orangtua Asuh bagi mahasiswa miskin berprestasi yang digagas Fraksi Golkar DPRD Madina dinilai positif. Namun Golkar juga harus mengupayakan agar APBD tetap menampung anggaran beasiswa.

            Hal itu disampaikan oleh Ketua DPD.KNPI Kab.Madina Tan Gozali Nasution, Kamis (31-10) melalui WhatsApp nya ke Redaksi Malintangpos Online,menyikapi gagasan Fraksi Golkar DPRD Mandailing Natal (Madina).

            “Kita mengapreasi wacana yang dicetuskan Fraksi Golkar tentang program Orang Tua Asuh bagi mahasiswa berperestasi namun tak mampu secara ekonomi. Tetapi Fraksi Golkar juga kita harapkan melakukan dukungan penuh terhadap pembiayaan beasiswa ini dari APBD,” kata Tan Gozali.

            Bahkan, lanjut Tan Gozali, bukan saja Fraksi Golkar, seluruh fraksi yang ada di DPRD Madina harus mendukung agar beasiswa bagi mahasiswa miskin berprestasi masuk dalam pembiayaan APBD Madina 2020.

            Beasiswa untuk mahasiswa miskin yang berprestasi telah ditiadakan Pemkab Madina sejak 2017 hingga kini. Program itu hanya berlangsung sejak 2013 hingga 2016.

            “Akibat kekosongan anggaran beasiswa, banyak mahasiswa yang terputus kuliah disituasi ekonomi masyarakat saat ini yang lagi lesu. Harga karet dan sawit lagi turun drastis sebagai mata pencarian mayoritas masyarakat Madina. Sayang sekali banyak mahasiswa berprestasi gugur akibat ketidakmampuan oran tua mereka,” ungkap Tan.

            “Gerakan Orang Tua Asuh bagi mahasiswa berperestasi itu juga harus kita dorong bersama sebagai bentuk program keikutsertaan masyarakat dan perusahaan untuk mendukung kemajuan pendidikan. Apalagi jika kedua program ini bisa terwujud secara bersamaan akan banyak mahasiswa yang terbantu, termasuk bagi mereka yang tak tertampung di Bidik Misi,” imbuh Tan Gozali.

            “Kita hanya berharap wacana Fraksi Golkar itu jangan menjadi alasan mengalihkan dukungan program beasiswa yang akan dianggarkan dari APBD tahun 2020,” ujarnya.

            “Karena merasa berdosa besar kita membiarkan masa depan generasi muda suram karena banyak mahasiswa yang berperestasi tidak mampu secara finansial putus kuliah akibat tidak ada solusi dari Pemda dan DPRD Madina. Betapa sakitnya jika posisinya berada dalam keluarga kita,” ujar Tan Gozali yang juga Ketua DPD KNPI Madina ini.

            Sebelumnya, Fraksi Partai Golkar DPRD Madina menyatakan sangat menaruh perhatian terhadap kehadiran program beasiswa untuk meringankan beban mahasiswa berprestasi yang tak mampu secara ekonomi.

            Dan kehadiran beasiswa itu merupakan hal yang uregen. Namun, ditengah ketersediaan anggaran yang terbatas dari sisi fiskal Pemerintah Daerah, maka Fraksi Partai Golkar DPRD Madina meletakkan program kebutuhan pendidikan sebagai tanggung jawab semua pihak.

            “Berdasar itu, Fraksi Partai Golkar akan menginisiasi Program Orangtua Asuh bagi mahasiswa dari Mandailing Natal yang kurang mampu namun berprestasi,” ungkap Ketua Fraksi Golkar DPRD Madina, Arsidin Batubara kepada Mandailing Online usai rapat internal Fraksi Golkar di gedung dewan, Selasa (29/10/2019).

            Menurutnya, program orangtua asuh ini akan dikomunikasikan dan disosialisasikan oleh Fraksi Partai Golkar kepada semua pihak, termasuk dunia usaha dan dunia industri yang ada khususnya di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) untuk secara bersama menggambil peran dalam memenuhi kebutuhan pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa berprestasi.

            Program Orangtua Asuh ini juga marupakan implementasi dari “Gerakan Mangalap Holong” yang sebelumnya telah dicanangkan oleh Fraksi Partai Golkar pasca pelantikan anggota DPRD Madina 2019-2024 beberapa waktu yang lalu.

            Program Orangtua Asuh ini juga diharapkan akan lebih meluaskan kesempatan di kalangan mahasiswa berprestasi memperoleh beasiswa. Sebab, program Mahasiswa Miskin Berprestasi yang pernah diprogramkan Pemkab Madina beberapa tahun lalu itu hanya diperuntukkan bagi mahasiswa di perguruan tinggi negeri saja.

            Dengan Program Orangtua Asuh ini diharapkan mahasiswa yang di perguruan tinggi swasta juga akan memperoleh kesempatan( Rel/Red)

 

 

Admin : Iskandar Hasibuan

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.