Kota Medan Tidak Aman, Kantor LPA Sumut di Bobol Maling

MEDAN(Malintangpos Online): Kantor Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Sumatera Utara di jalan Anugrah Mataram Nomor 16 kelurahan Binjai Kecamatan Medan Denai kemasukan maling disiang hari.

Kejadian tersebut terjadi ketika Pegawai Kantor LPA Sumut tiba dikantor usai munjumpai klien pada pukul 16.30 Wib Selasa 21 Juli 2020.

Wakil Ketua LPA Sumut Jhony Antony Teguh Harahap mengatakan , “Kota Medan sudah tidak aman, siang hari maling leluasa bergerak.
Kita berharap pihak kepolisian
bersungguh sungguh dalam menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya di kota Medan apalagi di tengah2 pandemi Covid-19 yang masih menghantui masyarakat.

Kantor ditinggal dalam keadaan pintu dikunci dan digembok. maling masuk dengan cara merusak pintu depan kantor, barang- barang yang hilang berupa sebuah Laptop, dan tas yang berisi beberapa dokumen dokumen berharga.

Kita sudah melaporkan kasus ini, mudah-mudahan pihak kepolisian bergerak cepat dalam mengungkap dan menangkap pelaku.ucap jhony kepada awak media sambil menunjukkan Surat Tanda Terima Laporan Polisi Nomor : STTLP/523/VII/2020/SPKT Medan Area.(WhatsApp Amin)

Admin : iskandar

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Maraginda Hakim Nasution Mengakui Sepakbola Bagian Penting Dalam Hidupnya Sejak Kecil

    KOTANOPAN (Malintangpos Online) – Big Bos CV. Sumber Batu , Maraginda Hakim.Nasution, mengakui olahraga sepak bola sudah menjadi bagian penting dalam kehidupannya sejak kecil. Saking cintanya, bahkan dia mempelajari seluruh…

    Read more

    Continue reading
    Acara Perpisahan Kelas XII di MAN 5 Batang Natal Penuh Haru

    Batang Natal ( Malintangpos Online) :  Acara perpisahan atau pelepasan siswa – siswi Kelas XII di MAN 5 Batang Natal Kabupaten Mandailing Natal melaksanakan kegiatan pelepasan 87 siswa-siswi kelas Xll…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses