Liputan Khusus Wartawan Malintang Pos Group, Kota Panyabungan Masih Semrawut (1)

KEMUNGKINAN Tidak berapa lama lagi, atau tepatnya pada 09 Maret 2024 mendatang, Kabupaten Mandailing Natal, memasuki usia Ke – 25 Tahun, tetapi sejak ditinggal Bupati Pertama H.Amru Helmy Daulay.SH, hingga 27 September 2023, Kota Panyabungan masih Semrawut dan sama sekali belum tertata sebagaimana Ibukota Kabupaten yang ada di Provinsi Sumatera Utara.

Siapa yang salah..? Pertanyaan itulah yang muncul ” Kita semua salah, termasuk Penulis, karena kita semua sibuk dengan kepentingan kita masing – masing, ketika di protes akan berdampak kepada hubungan Silaturrahim yang kurang baik, ujung – ujungnya nanti ”

Padahal, Ibukota Kabupaten Mandailing Natal,yaitu Panyabungan tidak begitu Panjang dan Lebar, serta masih mudah untuk di poles biar kelihatan Indah, Rapi,Sejuk dan Rindang, jika kita serius dan mau mengerjakannya, tidak harus dengan Anggaran APBD dan APBN Memperindah Kota Panyabungan.

Misalnya, pada APBD Tahun 2023 ada anggaran di Gelontorkan untuk Mempercantik Trotoar/Pulau Jalan dan Listrik yang masih cantik dan Bagus, adalah sama saja ” Menghamburkan ” APBD kita yang masih sedikit.

Padahal, persoalan SAMPAH hanya BERSIH di Media dan Kertas, atau hanya Bersih dalam laporan, tetapi bau BUSUK Masih menjadi persoalan ditengah – tengah masyarakat kita yg tinggal tidak jauh dari tumpukan Sampah. Bagaimana mau Bersih dan Indah Kota Panyabungan..? Hanya mereka yg bisa menjawabnya.

Kita ambil contoh, sekarang RSUD Panyabungan ditangan dr.M.Rusli Pulungan, sudah mampu Menghasilkan Anggaran untuk Pengelolaan RSUD secara Mandiri dan menyumbang PAD ke Kas Daerah, tentu kita syukuri dan ucapkan terimakasih.

Pertanyaannya, Kenapa Bisa..? Karena dikerjakan dengan Qolbu, mungkin ia, bila perlu kita tanyakan dr.M.Rusli Pulungan, agar OPD atau instansi lain mengerjakan tugasnya dengan baik dan ikhlas.

Artinya, coba semua OPD, atau semua pihak/Elemen mau mengerjakan tugasnya dengan baik dan tidak ” Korupsi ” maka Kota Panyabungan pasti bisa Indah,Rapi dan tidak banjir di musim hujan.

Contoh lainnya, semua pihak, baik Bupati,Wakil Bupati, 40 anggota DPRD dan termasuk Wartawan dan Penulis sendiri, melihat dengan Jujur dan Mengakui dengan Ikhlas, bahwa TAMAN KOTA PANYABUNGAN Dibangun khusus Menghabiskan APBD Mandailing Natal.Mungkin ia.

Alasannya..? Kita minta Pihak Dinas PUPR,Perkim, Dinas Lingkungan Hidup dan Badan Anggaran DPRD Madina, jujur MENGAKUI, sudah berapa banyak  APBD untuk Membangunnya..? Tapi jangan salahkan Wartawan yg melakukan Sosial Kontrol.

Pihak, yang terkait dengan Taman Kota Panyabungan di Jalan Lintas Timur, harus mengakui dengan jujur ketika APBD Madina di alokasikan untuk MEMBANGUNNYA, dapat dipastikan tidak mempertimbangkan Plus dan Minusnya jika dibangun suatu Objek yg dituangkan di APBD, Sehingga hingga sekarang Kota Panyabungan, terlihat masih Semrawut ( Bersambung Terus)

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

 

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.