
Direktur RSUD Panyabungan, dr.M.Rusli Pulungan,Sp.THT-KL(K), sebagai penyelenggara pelayanan Publik RSUD Panyabungan wajib melakukan Forum Konsultasi Publik ( FKP) Berupa kegiatan Dialog, Diskusi dan Pertukaran Opini secara partisipatif antara penyelenggara dan penerima layanan.
Hal itu disampaikan Direktur RSUD Panyabungan, dr.M.Rusli Pulungan,Sp.THT-KL(K), pada acara Pelaksanaan Forum Konsultasi Publik RSUD Panyabungan,Kamis Siang (28/08) yang di ikuti sejumlah elemen masyarakat dari berbagai profesi yang berjalan dengan sukses.

dr.Rusli Pulungan, dalam eksposnya, menyampaikan capaian kinerja RSUD Panyabungan, baik Grafik Peetumbuhan SDM RSUD Panyabungan dari tahun 2022 ,2023 dan 2024, terus meningkat tajam.
Begitu juga tentang Grafik Capaian Pelayanan,grafik indikator Bed Occupancy Rate(BOR) dan juga Grafik Cspaian Indikator Bed Turn Over (BTO) dari Tahun 2022 -2024 juga meningkat.
Hal yang sama tentang Grafik Kunjungan Rawat Inap di tahun 2020 hanya 2172 orang, dan di tahun 2024 mencapai 12.091 orang.

Dan juga Grafik Kunjungan Rawat Jalan di tahun 2020 sebanyak 3346 orang, tahun 2021 sejumlah 17.603 orang, tahun 2022 sekitar 27.155, tahun 2023 naik menjadi 35.732 orang dan tahun 2024 melonjak sekitar 43.632 orang.
Sedangkan, Grafik pendapatan RSUD Panyabungan,sejak 2021.2022.2023 dan 2024 juga jauh meningkat.

Masih ekspos Direktur RSUD Panyabungan, bahwa peluang, jumlah penduduk Besar & rasio tempat tidur rendah, peluang memperluas cakupan layanan dan kapasitas daya tampunh.
Serta, Cakupan. UHC Tinggi…utilisasi layanan meningkat, letak Geografis sterategis, peluang menjadi rumah sakit rujukan regional.

Sedangkan ketersediaan SDM Relatif Lengkap, modal dasarnya untuk layanan unggulan dan dulungan pemerintah pusat, akses pada program transformasi kesehatan ( Bantuan Alkes, SDM,Infrasturuktur).(Bersambung Terus).
Admin : Dita Risky Saputri.SKM.








