LSM Tantang Kejari Mandailing Natal ” Bongkar ” Pengadaan Buku di APBDes

Ilusterasi Buku

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Banyaknya BPD dan Kepala Desa di Kabupaten Mandailing Natal, mengeluh dengan program Pengadaan Buku yang harus dimasukkan di APBDes tahun 2021, membuat sejumlah LSM(Lembaga Swadaya Masyarakat) angkat bicara dan menantang Kejari Mandailing Natal,untuk membongkar program yang membingungkan itu.

Sebenarnya program itu sangat bagus jika memang usulan tersebut datang dari BPD atau masuarakat desa itu sendiri,tapi program buku itu selalu datangnya dari luar desa dengan mengatas namakan lembaga tertentu.

” Berani nggak Kejari Mandailing Natal,membongkar permainan Pengadaan Buku Tahun 2019 yang lalu, jika berani Panggil itu Kades dan Inspektorat,”Ujar Ketua LSM.Merpati Putih Tabagsel Khairunnisyah,Jum’at(16/4) di Gedung DPRD Mandailing Natal.

Saya kasih informasi ke Kejari, panggil itu Kades se Kecamatan Kotanopan, Kecamatan Natal dan Auditor yang memeriksa DD di daerah Kotanopan dan Natal dan tanyakan soal Pengadaan Buku.

Baik Pengadaan Buku di desa -desa Kecamatan Kotanopan dan Kecamatan Natal,pasti ada yang tidak beres dan Kejaksaan akan berhasil membongkar pengadaan Buku tahun 2019 lalu dan juga siapa pengadaan buku di desa -desa tahun 2021, yakinlah.

Secara terpisah Sekretaris LSM.Genta Madina Chandra Siregar kepada Wartawan Via selular,Jumat(16/4) dari Medan, sambil tertawa mengatakan pasti pihak Kejaksaan Negeri Mandailing Natal tidak berani membongkar semua indikasi korupsi masalah Dana Desa.

Kenapa tidak berani..? Pasti pihak Kejari mengatakan belum ada pelimpahan dari Inspektorat, buktinya Bupati Madina sudah pecat sejumlah Kades, sampai sekarang tidak ada yang menjadi Penghuni Lembaga Pemasyarakatan.

” Sejumlah Kades di berhentikan Bupati, karena indikasi korupsi Dana Desa, apakah sampai disitu saja, harusnya Kejaksaan ambil peran, menurutku da,” ujar Chandra Siregar sambil tertawa.

Masalah buku, sangat tidak mungkin Kejaksaan Negeri Mandailing Natal,tidak mampu Mengungkap semua indikasi permainan tentang Pengadaan Buku yang sumber dananya dari Dana Desa.

” Kita tantang pihak Kejaksaan Negeri Mandailing Natal, soal dugaan permainan Pengadaan Buku di desa -desa sekarang ini,” Ujarnya(Isk)

 

Admin : Iskandar Hasibuan

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Buka 6th EF STAIN, Bupati Madina: Jangan Takut Salah dalam Berbahasa Inggris

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution berpesan kepada para peserta 6th English Festival Tadris Bahasa Inggris STAIN Madina untuk tidak takut salah dalam mempraktikkan bahasa Inggris di…

    Read more

    Continue reading
    Kapolres Pematang Siantar Raih Penghargaan The Best Inspiring and Integrity Women 2026

    PEMATANG SIANTAR(Malintangpos Online): Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Kapolres Pematang Siantar, AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak, S.H., S.I.K., M.H., yang berhasil meraih penghargaan bergengsi dalam ajang Star Iconic Award 2026.…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses