Luncurkan Program Simponi, Bupati Semenep: Ini Bukti Pemerintah Layani Rakyat

SUMENEP(Malintangpos Online): Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, meluncurkan program Sistem Pendaftaran Online (Simponi) sebagai upaya memberikan kemudahan dalam pelayanan administrasi kependudukan.

Peluncuran dilakukan oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, di kantor Kecamatan Kalianget, Rabu (17/11/2021).

Dalam peluncuran tersebut juga hadir Wakil Bupati, Kapolres, Kepala Kejaksaan Negeri, Kepala Pengadilan Agama, Kepala Kantor Kementerian Agama Sumenep, serta para kepala desa di kecamatan tersebut.

Usai peluncuran Simponi, Bupati Fauzi mengatakan, program tersebut sebagai inovasi untuk mempermudah segala jenis pelayanan administrasi kependudukan, seperti kartu tanda penduduk (KTP), kartu keluarga (KK), kartu identitas anak (KIA), akte dan dokumen kependudukan lainnya.

“Program ini sesuai dengan janji politik kami, ‘Bismillah Melayani’. Di mana, pemerintah daerah harus melayani masyarakatnya dengan mudah dan memberikan pelayanan maksimal,” ujar Bupati Fauzi.(PDIP/Dar)

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Perbaikan Lembah Anai Belum Tuntas, Pemprov Sumbar Tiadakan Sistem One Way Saat Masa Libur Lebaran

    TANAH DATAR(Malintangpos Online): Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) memastikan sistem satu arah (one way) pada jalur Padang–Bukittinggi tidak akan diberlakukan pada masa libur Idulfitri tahun ini. Keputusan tersebut diambil…

    Read more

    Continue reading
    Sipropam Polres Sibolga Melaksanakan Penegakan Disiplin Terhadap Personel

    SIBOLGA(Malintangpos Online):Satuan Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polres Sibolga melaksanakan kegiatan penegakan disiplin terhadap personel yang tidak mengikuti Apel Siaga dalam rangka Kunjungan Kerja Bapak Kapolri, pada Minggu, 15 Februari 2026,…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses