Lurah/Kades, Kapolsek dan Camat Bungkam Soal PETI Yang Beroperasi di Batang Natal

BATANG NATAL(Malintangpos Online): ” Bagaimana Mau Bersih Kembali Aek Batang Natal, mayoritas dari 31 Lurah / Kepala Desa yang ditanya soal PETI (Pertambangan Emas Tanpa Izin ) di Kecamatan Batang Natal, pada umumnya mereka Bungkam alias tidak mau bicara,” Ujar Wakil Ketua LSM.Genta Madina, Muhammad Haris Pulungan,SH, Sabtu sore(08/11) di Desa Tombang Kaluang Kec.Batang Natal.

Bayangkan, Lurah Pasar Muarasoma yg diajak bincang – bincang soal Tambang Emas Memakai Ekscavator dan Dompeng, lebih baik Lurah Diam daripada bicara.

Sedangkan, Kades Rantobi Fajaruddin ketika ditanyakan soal Ekscavator masih mau bicara soal PETI, walaupun sepotong – sepotong.

” Informasi yg saya terima, Penambang diwilayahnya bercerita, saat ini kurang beruntung,karena masih belum banyak hasilnya, ” ujar Kades kepada Wartawan Waspada.Id.

Catatan Wartawan, Desa yang 31/ Kelurahan di Batang Natal adalah antara lain, Kelurahan Muara Soma,Desa Aek Guo, Desa Aek Holbung, Desa Aek Manggis, Desa Aek Nabara,Desa Aek Nangali, Desa Ampung Julu, Desa Ampung Padang

Desa Ampung Siala,Desa Bangkelang,Desa Banjar Melayu, Desa Batu Madinding,Desa Bulu Soma,Desa Guo Batu, Desa Hadangkahan, Desa Hatupangan

Desa Muara Parlampungan, Desa Rantobi, Desa Rao-Rao, Desa Simanguntong, Desa Sipogu, Desa Sopotinjak, Desa Tarlola, Desa Tombang Kaluang, Desa Aek Baru Julu

Desa Aek Baru Jae, Desa Huta Lobu, Desa Jambur Baru, Desa Lubuk Samboa, Desa Lubuk Bondar Panjang, Desa Tor Naincat.

Dan Kades Tombang Kaluang yang dihubungi,Via selularnya, mengutarakan bahwa di Desa Tombang Kaluan ada Beroperasi 1 Ekscavator.

Tetapi, pihaknya sebagai Kepala Desa Tombang Kaluang, sudah memerintahkan agar segera keluar dari wilayah Desanya, sebab sudah mengganggu kepada masyarakatnya.

” Ekscavator sudah kita perintahkan agar segera keluar dan Dompeng di daerahnya tidak ada beroperasi,” kata Kades kepada Wartawan.

Sedangkan, Kapolsek dan Camat Batang Natal,Wahyu yg dikonfirmasi,Via WhatsApp nya, hingga berita ini tayang di Malintangpos Online, belum memberikan jawaban alias Bungkam(Isk)

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Pemkab Madina Bersama UMA Teken MoU dan MoA Budidaya Pisang Kepok

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) bersama Universitas Medan Area menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Action (MoA) budidaya pisang kepok di Aula Kantor Bupati, Komplek…

    Read more

    Continue reading
    Bupati Madina Sebut Pembersihan Sedimen di Lahan Pertanian Desa Sayurmatua Dimulai Pekan Ini

    NAGAJUANG(Malintangpos Online): Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution mengatakan pembersihan sedimen yang memenuhi lahan pertanian di Desa Sayurmatua, Kecamatan Nagajuang, akibat bencana banjir akhir tahun lalu dimulai pekan ini.…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses