Makan Petugas Posko Ditanggung Kepala Desa

Posko Batas KecamatanPUNCAK SORIK MERAPI(Malintangpos Online):” Petugas Medis Garda Terdepan, ” Kalimat itu sering kita dengar setelah munculnya Virus Corona, tetapi lain halnya diwilayah Kecamatan Puncak Sorik Metapi Kab. Madina, karena petugas medis bisa juga disebut ” Banteng Ketaton”

Maksudnya, untuk biaya makan sejak pagi pukul 08.00 Wib – 15.00 Wib bagi petugas medis dibiayai oleh Kades dari Dana Desa dan untuk Petugas Polisi yang bertugas 1x 24 jam tanggung sendiri.

Posko KecamatanInformasi tersebut diperoleh Wartawan, Sabtu(11-4) ketika langsung meninjau Posko Batas Kecamatan Puncak Sorik Merapi – Kec. Panyabungan Selatan di Desa Purba Julu.

Kata petugas Posko, daerah PSM adalah banyak warganya di Pulau Jawa, ini mau puasa, banyak yg pulang kampung, makanya dibuka posko.

Memang, sampai Sabtu(11-4) belum ada warga daerah itu yang terjangkit virus corona, serta ODP juga yg klinis ngk ada, hanya karena baru dari perantauan yang ada, itupun sudah diperiksa.

Bagaimana dengan uang makan..?  Kata dua perawat di Posko itu, soal makan yang biayai adalah Kepala Desa(Kades) diambil dari DD tahun 2020.

Sedangkan, satu petugas polisi yang ditanyak soal biaya makan, sambil angkat bahu dia mengatakan ” Biaya Sendiri” tugasnya 1 X 24 jam.

Camat PSM Akhiruddin Batubara, tidak berhasil dikonfirmasi, karena memang tidak diangkat( dita)

Admin : iskandar

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Pemkab Madina Bersama UMA Teken MoU dan MoA Budidaya Pisang Kepok

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) bersama Universitas Medan Area menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Action (MoA) budidaya pisang kepok di Aula Kantor Bupati, Komplek…

    Read more

    Continue reading
    Bupati Madina Sebut Pembersihan Sedimen di Lahan Pertanian Desa Sayurmatua Dimulai Pekan Ini

    NAGAJUANG(Malintangpos Online): Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution mengatakan pembersihan sedimen yang memenuhi lahan pertanian di Desa Sayurmatua, Kecamatan Nagajuang, akibat bencana banjir akhir tahun lalu dimulai pekan ini.…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses