Malintang Pos Group di Tahun 2023 Fokus Dibidang Sosial

Pimpinan Umum Malintang Pos Group Iskandar Hasibuan

KEHADIRAN Media Malintang Pos Group ( Koran, Online,Youtube) yang selama 8 Tahun tidak ada liputan dan Pemberitaan yang khusus dan pada usia 9 Tahun  atau di tahun 2023 ini fokus melakukan liputan dan pemberitaan dibidang sosial.

Kenapa begitu. ? Pertanyaan itulah mungkin yang muncul dari masyarakat, mungkin kita masih ingat dengan H.Amru Daulay,SH, atau Bupati Mandailing Natal, pertama dan sangat peduli dengan orang yang tidak mampu dan sakit.

Bukan maksud Penulis Bupati/Wakil Bupati Sekarang tidak peduli, tetapi jajaran Redaksi Malintang Pos Group ” Tersentuh ” dengan Program – Program yang sekarang dibuat oleh AKBP.HM.Reza Chairul Akbar Siddiq,S.IK.SH.MH dan Wartawan Syahren Hasibuan, Maradotang Pulungan dan Sri Aida Lubis.

Kenapa rupanya..? Tapi kita jujur ia, tugas Polisi itu adalah Polri mengemban tugas-tugas Polisi di seluruh wilayah Indonesia yaitu memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat

” menegakkan hukum dan memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat ”

Tetapi, kita melihat sehari – hari, selain tugas Polisi menegakkan hukum dan memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, juga dibawah Komando AKBP.HM.Reza Chairul Akbar Siddiq,S.IK.SH.MH, polisi sangat peduli dengan masyarakat miskin dan tidak berkemampuan.( Bersambung Terus)

 

Admin ; Dita Risky Saputri.SKM…

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Bentuk Konkret Bela Negara Mahasiswa Berupa Kesungguhan Dalam Belajar

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution mengatakan, di tengah kemajuan teknologi dan era digitalisasi bentuk konkret bela negara bagi mahasiswa adalah kesungguhan dalam belajar dan kemampuan berpikir…

    Read more

    Continue reading
    Ekscavator Dibakar Pemkab Madina Gagal Total dan ” Masuk Angin ” Menindak PETI

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Amuk massa yang berujung pada pembakaran tiga unit ekskavator tambang emas tanpa izin (PETI) di Kotanopan pada Minggu (4/10/2026) dini hari menjadi cermin kebuntuan aspirasi dan puncak kekecewaan…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses