Masyarakat Mendukung Langkah LSM dan Bupati LIRa Madina

Sekitar Proyek BPBD Tahun 2016

Jembatan antara Desa Manyabar – Pagaran Tonga yang dibayai dari APBN Pasca Bencana BPBD Madina, foto diambil seminggu lalu

PANYABUNGAN(Malintangpos Online):Setelah adanya stetmen Bupati LIRa Madina Alimusa Nasution,Ketua DPC.PDIP Madina Iskandar Hasibuan serta adanya Laporan pengaduan yang disampaikan oleh LSM dan warga ke Kejagung RI dan KPK di Jakarta,sejumlah elemen masyarakat di Bumi Gordang Sambilan mendukung LSM dan Bupati LIRa agar proyek BPBD Tahun 2016 Pasca Bencana (Bantuan Hiba) untuk segera dilakukan pengusutan dan menyeret seluruh oknum yang “Menyalah Gunakan” Anggarannya ke penjara.

            “Suara nyaring Bupati LIRa Madina Alimusa Nasution dan Ketua PDIP Madina Iskandar Hasibuan terkait dugaan penyalah gunaan anggaran Pasca Bencana di BPBD Madina Tahun 2016 sekitar Rp 20 Milyar sangatlah wajar Kejagung dan KPK segera menurunkan Tim ke Mandailing Natal,” ujar Pengamat Anggaran Madina Asroni Hadi Nasution,Kamis siang(2-2) di Rindang Hotel Panyabungan.
            Dikatakannya,semua proyek Pasca bencana yang dikelola BPBD Madina khususnya pembangunan Jalan dan  Jembatan, Drainase, Dek/Tanggul serta lainnya kualitasnya sangat rendah, buktinya banyak dilihat dilapangan, karena itu sangatlah wajar jika Kejagung dan KPK segera menurunkan Tim nya ke Mandailing Natal.
            Maksudnya..? Siapapun orangnya jika melihat pembangunan yang dilakukan Kontraktor Pemenang Tender pasti akan geleng kepala dibuatnya, sebab proyek yang dikerjakan bukanlah pemenang tender yang mengerjakan, melainkan diberikan kepada kontraktor yang kemampuannya untuk membangun jembatan belum benar-benar kontraktor yang mempunyai rasa tanggung jawab.
            Sebelumnya, Bupati LIRa Madina Alimusa Nasution juga telah menyoroti pelaksanaan proyek yang di pos kan di BPBD Madina, sebab banyak masyarakat diwilayah lokasi pembangunan proyek BPBD Tahun 2016 yang bersumpah serapah, sebab warga menilai pelaksanaan proyek dipastikan bermasalah dengan anggaran yang telah ditetapkan.
            “Kita hanya minta proses Ka.BPBD, Kontraktor yang menyalah gunakan anggaran pembangunan berbagai jenis pembangunan yang sumber dananya APBN tersebut,” ujar Bupati LIRa Madina Alimusa Nasution beberapa hari lalu.(red).
 

Komentar

Komentar Anda

About admin4mp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.