
PANYABUNGAN (Malintangpos Online) : Warga Desa Muara Batang Angkola Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas di sungai Batang Gadis tepatnya di Desa Muara Batang Gadis Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal, Selasa (14/3).
Mayat mister X diperkirakan lebih kurang berumur 20 tahun memakai celana pendek jenis keper berwarna putih tidak memakai baju yang ada hanya dikepalanya ada kain berwarna biru petak-petak membalut kepala dan muka korban.
Berdasarkan informasi yang berhasil di himpun Malintangpos Online di Lapangan bahwa penemuan mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh salah seorang tukang pancing, dan seterusnya melaporkan penemuan tersebut kepada Kepala Desa dan seterusnya melaporkannya kepada Polsek Siabu.
“Pertama kali mayat mister X tersebut ditemukan oleh pemancing dari Desa ini, dan dia memberitakahun kepada masyarakat, seterusnya masyarakat melaporkannya kepada kita dan kita melaporkan peneman tersebut kepada pihak Kepolisian dalam hal ini Polsek Siabu,” ujar Kepala Desa Muara Batang Angkola Kecamatan Siabu Madina Aswanuddin Hasibuan di lapangan.
Salah seorang masyarakat tukang jaga kebun yang berada di pinggiran sungai ditemukannya mayat Mister X tersebut Pilihan Batubara (40) mengatakan bahwa semalam dia tidak ada menemuakan mayat tersebut di atas sungai.

“Semalam saya masih memanen sawit di lokasi ini, namun tidak ada tanda-tanda ataupun bau menyengat, tadi saya terkejut dipanggil oleh tukang pancing yang mengatakan bahwa ada mayat di dalam sungai,” katanya.
Kapolsek Siabu AKP Antono yang ditemui di lapangan membenarkan penemuan mayat tersebut dan begitu pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat mereka langsung turun ke lokasi penemuan mayat tersebut.
“Begitu kita mendapatkan laporan dari masyarakat kita langsung turun ke lapangan bersama tim medis dari Puskesmas Siabu, kita menemukan mayat sedang mengapung di sungai batang Gadis tanpa identitas,” sebut Antono.
Lebih lanjut Antono mengatakan bahwa pihaknya belum bisa memastikan penyebab meninggalnya mister X tersebut, karena kondisinya sudah membusuk dan tidak dapat dikenali.
“Kita sudah melakukan penelusuran kepada masyarakat sekitar namun tidak ada laporan kehilangan, untuk itu kita membawa mayat tersebut ke RSU Panyabungan untuk otopsi, dan kita akan terus melakukan penyelidikan tentang penemuan mayat tersebut,” terangnya.
Kita berharap kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya utuk dapat menghubungi Polres Madina maupun Polsek Siabu ataupun bisa langsung ke RSU Panyabungan.
“Untuk sementara kita memperkirakan umur mayat yang ditemukan tersebut sekitar 20 tahun dan ciri-cirinya memakai celana pendek, dan motifnya belum bisa kita pastikan,” katanya.
Kepala Puskesmas Siabu Dr Saleh Parinduri yang dihubungi di lapangan mengatakan bahwa diperkirakan mayat mister X tersebut sudah meninggal lebih kurang satu minggu, hal ini kita perkirakan karena sebahagian tubuh korban sudah habis.
“Kita menemukan bahwa lengan kanan korban sebahagian sudah habis di makan oleh binatang ataupun yang lainnya, dan sudah mulai membusuk dan mengeluarkan bau menyengat, untuk itu kita perkirakan meyat tersebut sudah meninggal sekitar satu minggu yang lalu,” ujar Saleh.
Lebih lanjut Saleh mengatakan bahwa mayat korban terpaksa harus di bawa ke RSU Panyabungan untuk identifikasi karena tubuh korban sudah lembek sehingga kita tidak dapat lagi mengidentifikasinya di Puskesmas Siabu.
“Berdasarkan hasil otopsi yang kita lakukan tidak menemukan tanda tanda kekerasan di dalam tubuh korban, sehingga kita perkirakan matinya akibat hanyut oleh derasnya arus sungai,” akhiri Saleh. (Pul/MSP)
Admin : Dina Sukandar Hasibuan A.Md






