Mediasi Berjakan Alot, Ketua LPMK Longat Didesak Warga Mundur

LONGAT(Malintangpos Online): Masyarakat Kelurahan Longat Kecamatan Panyabungan Barat, meminta dan mendesak Ketua LPMK Abdul Rahman mundur dari jabatannya sebagai Ketua, karena dinilai banyak masalah sejak ia memimpin.

Desakan masyarakat disampaikan pada pertemuan mediasi antara masyarakat yang menyampaikan mosi tidak percaya kepada Ketua LPMK.

Acara Mediasi difasilitasi Camat Panyabungan Barat Raja Hidayat Lubis dan dihadiri Lurah Mukhlis Nasution, Kapolsek Panyabungan Andi Gustawi, Danramil 13 Panyabungan Kapt. Inf. T. Harahap, mewakilan Inspektorat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat.

Acara media dilaksanakan di Aula Kantor Camat Panyabungan Barat, Selasa (9/8) dengan mempertemukan pihak-pihak yang melayangkan surat mosi tidak percaya.

Salah satu warga Hanapi, sebagai penyambung lidah masyarakat yang menuangkan mosi tidak percaya mengutarakan, pemilihan pengurus LPMK cacat hukum karena tidak dilaksanakan sesuai mekanisme dan aturan yang ada.

Bukan itu saja, pada poin keberatan masyarakat juga disebutkan antara lain proses pengadaan bangunan tidak sesuai dengan Peraturan Mendagri Nomor 130 Tahun 2018 karena pada rapat 15 Juli 2022 yang diundang dan hadir hanya beberapa warga.

Pertemuan yang sama juga terjadi pada waktu-waktu sebelumnya.

Poin berikutnya, Ketua LPMK memegang dua pucuk pimpinan yakni LPMK dan Ketua Pokja.

Karena itu, Ke khawatiran masyarakat akan terjadi konflik kepentingan terjadi dengan hanya segelintir orang yang mengerjakan pembangunan di wilayah kelurahan Longat nantinya.

Disebutkan, Bangunan yang telah jadi pun dipandang masyarakat Amburadul dan tidak melalui pertimbangan yang matang. Hal ini dibuktikan dengan lokasi bangunan di DAS Aek Sarir.

Ketua LPMK Abdul Rahman, menolak dan membantah semua tuduhan masyarakat.

Terkait permintaan masyarakat yang memintanya mengundurkan diri, Abdul Rahman beralasan tidak akan mundur karena memegang amanah.

“Saya tidak akan mundur. Ini soal harga diri dan saya memegang amanah almarhum Amangboru (tokoh masyarakat),” jelasnya.

Mediasi yang alot , sekitar 2 jam lebih, keputusan untuk mempercepat pemilihan Ketua LPMK pada bulan Oktober 2021 dari sebelumnya bulan November 2021 dengan catatan Dana Kelurahan tidak akan dicairkan sebelum LPMK baru terbentuk.

Sedangkan, Hatta Usman Rangkuty, berharap agar tidak ada lagi keributan di Kelurahan Longat.

” Saya berharap kepada semua pihak, agar tidak ada lagi persoalan,” harapnya ( Nanda,)

 

Admin : Dita Risky Saputri.SKM.

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.