Melirik Operasi Patuh-Toba(2), SIM dan Helem Pelanggaran Tertinggi di Madina

Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Mandailing Natal Ipda. Jalaluddin Nasution, memasang helem kepada pelajar yang terkena razia.

PELAKSANAAN  Operasi Patuh-Toba diwilayah hukum Polres Mandailing Natal,hingga 12 Mei 2017 sejak digelar beberapa hari lalu, sudah lebih 300 Kenderaan baik roda dua maupun empat yang ditilang, mayoritas yang melakukan pelanggaran terbanyak karena pengendera tidak memakai SIM dan Helem.

            “Pelanggaran tertinggi diwilayah hukum Polres Mandailing Natal,selama berlangsungnya Operasi Patuh-Toba 2017 adalah pengemudi kenderaan roda dua(2) yang tidak memakai SIM dan Helem, semuanya tindakan hukum dibuat,” ujar Kapolres Madina AKBP.Rudi Rifani.S.Ik yang disampaikan melalui Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Mandailing Natal Ipda. Jalaluddin Nasution, Jumat pagi(12-05) ketika melakukan razia di Jalinsum Dalan Lidang Panyabungan.

            Disampaikannya, pelanggar Lalulintas itu didominasi usia 17- 25 tahun dan banyak juga anak sekolah yang ngak pakai helem dan kita lakukan pembinaan terhadap anak-anak usia sekolah yang mayoritas ngak pakai helem, sebab Operasi yang dilakukan lebih banyak pembinaan dilakukan.

Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Mandailing Natal Ipda. Jalaluddin Nasution, bersama polisi lainnya memeriksa surat pengendera kenderaan

Tim Redaksi Malintangpos Online yang memantau langsung, Jumat pagi(12-05) terlihat Operasi Patuh-Toba yang terdiri dari berbagai satuan baik Polisi, TNI-AD, Dishub, Satpol dan instansi lainnya, sangat antusias dan memberikan pembinaan kepada setiap pelanggar lalulintas yang pagi itu banyak pengendera ngak menyangka ada operasi.

            Salah seorang pelajar mengaku marga Lubis, mengucapkan terima kasih kepada pihak Lalulintas yang telah memberikan pembinaan, sebab jauh-jauh hari polisi telah mengimpormasikan ada Operasi Patuh-Toba 2017, Cuma kita sebagai masyarakat terkadang mengindahkannya, padahal itu untuk kebaikan kita bersama.

            “ Yang tak mematuhi itu kita sebagai masyarakat, karena itulah ayo kita sama-sama mematuhi peraturan lalulintas, sebelum berangkat atau sebelum mengenderai kenderaan kita harus siapkan surat-surat kita lengkap,” katanya.(Bersambung).

Admin : Dina Sukandar Hasibuan,A.Md

Komentar

Komentar Anda

Related Posts

Peduli Bocah Tanpa Anus, PT SMM serahkan Bantuan.

SIABU(Malintangpos Online): Tokoh Masyarakat Kec.Siabu Gongmatua Hasibuan, yang juga pencetus Donasi untuk Rahmad Penderita Tanpa Anus dan Sumbing warga Desa Hutapuli Kec.Siabu Kabupaten Mandailing Natal, mengucapksn terimakasih kepada PT.SMM yang…

Read more

Continue reading
Segudang Masalah di Kabupaten Mandailing Natal (1)

Masyarakat Kabupaten Mandailing Natal, selama kurun waktu Tahun 2023 – akhir Tahun 2025 ini, meresa heran dengan sikap Bupati/Wakil Bupati, Kapolres, Kejaksaan Negeri dan 40 anggota DPRD, yang tidak mampu…

Read more

Continue reading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses