Melirik Proses Belajar – Mengajar di SMP Negeri 4 Siabu di Kel.Simangambat

Insya Allah di 17 Agustus 2024 mendatang, Media PT.Malintang Pos Group, kembali akan Memberikan Malintang Pos Award kepada sejumlah Siswa dan Kepala Sekolah, baik itu SD, SMP, SMA/SMK dan MA disejumlah Sekolah yang mempunyai Prestasi yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka yang sudah di laksanakan oleh sekolah sekarang ini.

Untuk wilayah Kecamatan Siabu, ada sejumlah SD, SMP yang akan diberikan dan salah satunya Kepala SMP Negeri 4 di Kelurahan Simangambat dan sejumlah SMP dan SDN lainnya.

Kenapa harus SMP Negeri 4 Simangambat..? Pertanyaan itulah yang mungkin muncul dibenak kita, sebenarnya bukan SMP Negeri 4 Simangambat saja, tetapi Tim Redaksi Media PT.Malintang Pos Group, memulai dari sekolah tersebut disebabkan Kepala Sekolah sangat terbuka kepada Panitia Pemberian Anugrah Malintang Pos Award.

Apalagi, informasinya dari sejumlah Tenaga Pendidik diwilayah Kecamatan Siabu, bahwa SMP Negeri 4 Siabu di Simangambat telah banyak melakukan usaha-usaha pemajuan pendidikan.

Bahkan sering menjadi pusat kegiatan saat sosialisasi berbagai kegiatan Dinas Pendidikan.

Misalnya sosialisasi Pembentukam Tim Penanggulangan Kekerasan Pada Anak tahun 2023 lalu.

Sosialisasi Penguatan Implementasi Kurikulum Merdeka juga dipusatkan di sekolah itu, mulai dari tingkat TK, SD, dan SMP.

SMP Negeri 4 Siabu dipinpin oleh Kepala Sekolah Juni Ardina, S.Pd. Sejak menjabat Kepala Sekolah, tampak komitmennya yang besar untuk memajukan sekolah itu.

Tentu juga didukung oleh tenaga pengajar yang selalu bersemangat untuk peningkatan mutu peserta didik.

Benarkah begitu…? Senin 24 Juni 2024, Tim Redaksi dan Panitia Pemberian Anugrah Malintang Pos Award, langsung menuju SMP Negeri 4 Siabu di Kelurahan Simangambat yang posisi sekolah tepat di depan Kantor Kelurahan Simangambat dan tidak jauh dari Aek Muarasada yang mengalir di daerah itu.

” Tujia Dei Pak Wartawan, ” Ujar sejumlah siswa yang mau pulang sekolah dan Justuru Tim juga bertanya ” Kenapa Pulang ” dan siswa dengan logat Mandailing Mengutarakan ” Kami Baru Selesai Belajar Lapangan untuk Bercocok Tanam ” di belakang sekolah ini.

Tidak lama muncul seorang Guru Bidang ke Siswaan sambil sumringah ” Aha namangua Pak, Daganak Madung mulak, ada yang salah kah di sekolah ini ” ujar si Guru yang juga pernah mengikuti Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM ) sebelum menjadi ASN seperti sekarang.

Tim Wartawan diajaknya ke ruang kantornya sambil cerita ” Apa yang bisa dibantu ” dan setelah Tim menceritakan ingin melihat dari dekat keadaan sekolah dan juga Penerapan Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 4 Siabu, dengan lancar dan terbuka si Guru yang tidak lama lagi akan Pensiun. Cerita keadaan Kasek, Guru, Komite Sekolah dan Siswa, Plus soal Kurikulum Merdeka ( Bersambung Tiap Hari).

Penulis : Ahmad Suryadi

Admin : Dita Risky Saputri.SKM.

 

 

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.