
Penduduk Kecamatan Panyabungan sebanyak 98.816 jiwa, laki – laki 49.087 jiwa dan Wanita 49.729 jiwa yang tersebar di 39 Desa dan 9 Kelurahan atau di 48 Desa/Kelurahan.
Masyarakat Berharap di Tahun 2026 mendatang, Kota Panyabungan sebagai Ibukota Kabupaten Mandailimg Natal, Bupati dan 40 Anggota DPRD sudah mengalokasikan anggaran APBD untuk Penataan Kota Panyabungan.

Bupati Melalui Kadis Perdagangan Madina Parlin Lubis, sudah mengawali Pemindahan Pedagang dari Pasar Kuliling ke Pasar Eks.Bioskop Tapanuli dan Sabtu Pagi(12/7) sudah ” Berhasil ” meskipun terkendala sedikit di Pintu masuk Pasar disebabkan banyak Betor Berhenti .
Sebelumnya, Ketua DPRD Mandailing Natal H.Erwin Efendi Lubis.SH, Mengutarakan Semestinya penataan ibu Kota Kabupaten Mandailing Natal, harusnya sudah lama di lakukan

” tapi nampaknya pemerintahan – pemerintahan sebelumnya tidak pernah menganggap ini menjadi prioritas,” Ujar Ketua DPRD Madina H.Erwin Efendi Lubis.SH,Kamis(10/7) ketika diminta Wartawan komentarnya sekitar rencana penataan Kota Panyabungan.
Disebutkan Ketua DPD.Gerindra Madina, Jadi mudah – mudahan pemerintahan yang sekarang bisa di melakukan penataan.
” Tetapi dengan cara yang tidak menyakiti atau tidak melukai perasaan dari pada masyarakat sepanjang jalan Kota Panyabungan,” ujar Erwin Lubis.

Kata Erwin, Didudukkan , diajak dari semu elemen, tokoh masyarakat, Masyarakat terkait, pemerintah, Unsur ketertipan , saya pikir masyarakat juga tidak akan menolak asal perintah yang pas .
” Mereka juga sudah tau bahwa wilayah atau lokasi atau mereka tinggal berusaha adalah wilayah kota yang dari perbub/ peraturan daerah tahun 2012 tentang penataan kota , sudah ada,” ujarnya.
Kata dia, jalan yang ada di wilayah kita, jadi masyarakat memanfaatkan itu , karena pemerintah belum melaksanakan penataan dan penertipan

” dari wajah kota Panyabungan itu sendiri,
Kalau ada surat pemberitahuan pengosongan atau penertipan , saya pikir masyarakat juga akan menerima,” ujar H.Erwin Lubis lagi.
Tumpukan Sampah

Secara terpisah, warga Kota Panyabungan ketika diajak Dialog sekitar Kota Panyabungan, banyak yang ragu dengan langkah Ssipullah – Atika, untuk bisa menata Kota Panyabungan.
Kenapa..? Dari Era H.Amru Daulay.SH, sampai sekarang kalau kebersihan Jalan Willem Iskander, Jln.Merdeka, Jln.Kol.M.Nurdin dan Jln.Syech Abdul Kadir Mandili, habis Sholat Subuh sudah bersih disapu oleh Petugas Kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup.

Persoalannya..? Tumpukan Sampah yang ada disejumlah titik di Kota Panyabungan, yang sampai,Sabtu(12/7) Pemerintah Mandailing Natal, masih Bingung untuk menyekesaikannya.
Apalagi, TPA ( Tempat Pembuangan Akhir ) Sampah yg ada di Kec.Panyabungan Barat, warga sudah mulai protes atas pembuangan Sampah tersebut.(Bersambung Terus).
Admin : Iskandar Hasibuan.








