Mencari Solusi Tentang Tambang Illegal di Mandailing Natal ( 2)

Iskandar Hasibuan.SE (Penulis)

Mencari Solusi Tentang Tambang Illegal di Mandailing Natal ” Maling Digimbal,Koruptor Dipelihara dan Penambang Illegal Dirembukkan ” Mungkin kalimat itulah yang menjadi Pembicaraan ditengah – tengah masyarakat Kabupaten Mandailing Natal, akhir – akhir ini atas Pro dan Kontra Aktivitas Tambang Illegal yang saat ini Trending Topic disejumlah Media Online.

Coba kita bandingkan, atau kita bahas bersama – sama, mana lebih bahaya ” Maling Ayam ataupun Copet daripada Penambang Illegal ” ditinjau dari sudut pandang Hukum yang ada di Negara Republik Indonesia.. ? Termasuk di Kabupaten Mandailing Natal.

Hemat Penulis, bukan karena Benci kepada Oknum Pengusaha/Cukong dan Beking dari Pengusaha Tambang Illegal…? Tetapi ketika terjadi Warga Kecopetan di Pasar, warga yang mendengar ada Copet ataupun Maling Ayam, Pasti Pencopet atau Maling Dihajar oleh massa secara Brutal dan terkadang Sadis.

Tetapi, sudah jelas – jelas ada Payung Hukumnya Undang – Undang Minerba, seorang/Sekelompok Oknum Pengusaha/Cukong Tambang Illegal yang melakukan Penambangan Secara Illegal, tetapi Justuru diajak Berembuk oleh Pemerintah Mandailing Natal dan itu akan terjadi, Kamis( 4/4) informasinya di Aula Kantor Bupati, dengan menghadirkan oknum Pengusaha Tambang Illegal, ada apa yang terjadi..? Hanya mereka yang bisa menjawabnyanya, Penulis Tidak Menyalahkan Siapa – siapa dan jika ada yang merasa DISALAHKAN, itu bukan urusan Penulis ( Bersambung Terus )

Penulis : Iskandar Hasibuan.

Admin : Dita Risky Saputri.SKM……..

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Akhirnya listrik Negara Sampai Juga di Patialo

    *** Oleh: Moechtar Nasution *** Bagi masyarakat yang tinggal atau sering bersinggungan dengan wilayah pinggiran, peta pembangunan daerah selalu terasa seperti garis ketimpangan yang tebal. Wilayah pelosok yang tersembunyi di…

    Read more

    Continue reading
    Delapan Desa di Mandailing Natal Ditarget Teraliri Listrik Tahun 2026

    KOTANOPAN(Malintangpos Online): Sebanyak Delapan( 8) Desa di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ditargetkan akan teraliri listrik PLN pada tahun 2026. Kepastian itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Afrizal Nasution saat membacakan pidato…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses