Mengenang Adinda Syahriwan Nasution Alias KOCU PP (1)

Foto Facebook Ahmad Sapawi

SABTU Malam sekitar pukul 20.00 Wib HP berdering dari nomor yang tidak terdaftar, dengan ucapan Assalamu Alaikum.. Terdengar suara ” Bang tolong ke RSUD.. Ketua Kocu Tabrakan dan ku jawab ” Oke segera saya datang, minum Kopi dulu ” karena tidak tau siapa yang menelephon ku seriput kopi sampai habis.

Baru melangkah dari Kedai Kopi Kanuak kembali HP berdering, ternyata WhatsApp dari Menantu ” Tulang Kocu PP Meninggal dunia ” tanpa sadar aku mengucapkan ” Innalillahi Wainnalillahi Rojiun ” dengan keras sekali, sehingga banyak warga di Kedai Kopi berkata ” Siapa Yang Meninggal dan saya jawab ” Meninggal si Kocu PP ” dan wargapun di Kedai Kopi itu berucap ” Innalillahi Waibnalillahi Rojiun ” saya ke rumah memberitahu keluarga lalu bergerak menuju alamat Almarhum dan sebelum ke kediamannya kusempatkan ke RSUD dan sejumlah anggota dan pengurus MPC. PP mengatakan telah di rumah duka di Desa Gunungtua Julu.

Memang, Setiap orang menyadari bahwa hidup ini ada akhirnya. Hanya saja kapan dan bagaimana kita akan menghadapi kematian, tak seorang pun yang tahu.

Firman Allah SWT: “Seseorang tidak tahu pasti apa yang akan diperbuatnya besok pagi, dan tidak pula mengetahui secara pasti di bumi/daerah mana ia akan mati” (QS. Luqman: 34).

Innalillahi wa innalillahi rooji’un.” “Segala sesuatu adalah milik Allah dan akan kembali pada-Nya.” … “Siapa saja dari hamba yang tertimpa suatu musibah lalu ia mengucapkan: “Inna lillahi wa inna ilaihi rooji’un ”

Sejak tahun 1999 yang lalu hingga Tahun 2020 ini, nama adinda Syahriwan Nasution (Kocu PP) telah saling kenal dengan penulis, sekalipun usia kami selisih 7 tahun, tapi saya sebagai Penulis/Wartawan sering memintanya sebagai narasumber di Hr. Waspada waktu itu dan hingga sekarang di Malintang Pos Group.

Sejak Oktober 2020 adinda Kocu PP sering menghubungi saya untuk menanyakan soal pilkada dan yang ditanya selalu ” Siapa Yang Menang Diantara Yang Tiga Calon Bupati/Wakil Bupati ” dan selalu ku jawab belum bisa kita sampaikan.

Tiga(3) hari yang lalu datang lagi telephonnya ” Bang, datang dulu meliput ke Hutabargot hari Sabtu(28/11) ada acara pelantikan PAC.PP Hutabargot, buat dulu Satu Halaman, ” Ujar Kocu PP.

Saya jawab ” Insya Allah saya datang, soal berita pekantikan PAC. PP Hutabargot tenang saja dinda,  jangan lupa bang Ketua,”

Entah bagaimana, satu hari ini saya hanya duduk di Rindang Hotel dan RM. Sentosa Baru 2 Aek Galoga sampai pulang menjelang magrib dan acara PAC. PP di Hutabargot lupa dan tidak jadi diliput sesuai permintaannya (Bersambung Terus)

Admin : Iskandar hasibuan.

 

 

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.