“Menghina dan Ancam Wartawan”, Wanita Yang Terjaring Satpol PP Madina Dilaporkan ke Polisi

Kapolres-Madina-dengan-sejumlah-Wartawan-Selasa-malam

PANYABUNGAN(Malintangpos Online):Salah seorang Wanita yang terjaring Razia penyakit Masyarakat (Pekat) oleh Satpol PP  Kab.Madina, diduga melakukan penghinaan dan pengancaman kepada Wartawan melalui media sosial facebook sekitar pukul 14.30 wib. Akun PRZ dilaporkan ke Polres Madina, Selasa malam(30/5).

Atas penghinaan dan pengancaman tersebut sejumlah wartawan yang bertugas di Mandailing Natal melakukan pengaduan ke Polres dengan buktik surat laporan Polisi Nomor : LP/ 67/ V/ 2017/ SU/ RES MD, atas nama pelapor Muhammad Putra Saima yang mewakili seluruh wartawan yang bertugas di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang merasa terhina dan terancam dengan kalimat di Facebook “Pariz”

Muhammad Putra Saima perwakilan wartawan yang melakukan pelaporan usai melaporkan dugaan penghinaan dan pengancaman di SPK Polres Madina kepada wartawan menyatakan bahwa beliau mewakili wartawan yang bertugas di Madina merasa terhina, tidak aman dan terancam akibat adanya postingan akun terlapor Pariz  di media sosial facebook.

Bunyi Akun Facebook Pariz

” didalam postingan akun facebook Pariz mengatakan wartawan Anjing dan ujung-ujungnya nanti kau mati ditangan orang”sebutnya dalam Facebook.

Sebelumnya, akun PRZ juga sudah mengirim pesan kepada saya di inbox akun facebook saya, meminta agar saya menghapus postingan foto saya terkait penangkapan lima orang wanita yang terjaring operasi pekat yang dilakukan Satpol PP Madina” tambahnya

Jadi atas dasar adanya dugaan penghinaan profesi saya sebagai wartawan dan adanya dugaan pengancaman yang dilakukan akun PRZ dalam statusnya, makanya saya mewakili wartawan yang bertugas di Madina membuat laporan ke Polres Madina” ungkap Muhammad Putra Saima yang merupakan wartawan yang bertugas di Mandailing Natal

Putra bercerita, saya menduga kejadian ini ada kaitannya dengan razia Satpol PP Madina yang melakukan Operasi penyakit Masyarakat (Pekat) dalam hal mengamankan ibadah bulan suci ramadhan yang merazia tempat hiburan malam, cafe, Karaoke dan hotel, selasa dini hari (30/5) pukul 00.00 wib di jalan Lintas Timur yang masih beroperasi dari jam yang telah ditentukan.

Dimana, salah seorang wanita yang diduga kuat oknum yang memiliki akun facebook Pariz dari lima wanita yang terjaring razia yang saya posting fotonya di media sosial facebook dan foto tersebut saya buat dalam foto berita saya tidak merasa senang” bebernya.
Sementara itu Kapolres Madina, AKBP. Martri Sonny, S. IK, MH melalui Ka SPK, Aiptu. P Harianja kepada wartawan membenarkan bahwa telah menerima laporan polisi atas nama pelapor Muhammad Putra Saima dengan terlapor pemilik Facebook Pariz

” kita telah menerima laporan dari Pelapor Muhammad Saima Putra atas terlapor pemilik Facebook Pariz. Dan untuk berikutnya akan kita proses lebih lanjut” tegasnya( Red)

 

 

 

 

 

Admin : Dina Sukandar Hasibuan,A.Md

Komentar

Komentar Anda

Dina Sukandar

Related Posts

Media Malintang Pos Masih Dibutuhkan Masyarakat Sumatera Utara (2)

Koran Malintang Pos, pernah oleh Bupati Mandailing Natal, tidak boleh dibaca oleh Pejabat, hingga ke Kepala Desa dan Kepala Sekolah disurati Bupati secara resmi. Kenapa..? Waktu itu Redaksi Malintang Pos…

Read more

Continue reading
Terkait Penganiayaan di Kec.Rantobaek, Oknum Polisi dan 2 Anaknya Ditetapkan Tersangka

PANYABUNGAN(Malintangpos Online):  Polres Mandailing Natal, menetapkan oknum Polisi SN dan dua anaknya R alias Mamat dan A,  ditetapkan menjadi tersangka dan dilakukan penahanan. “Setelah melakukan pemeriksaan, baik terhadap terduga pelaku,…

Read more

Continue reading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.