
KEMUNGKINAN Kepala DPPKB Mandailing Natal Elfi Maryani,SKM, Masih mengingat ajakan Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution, kepada seluruh stackholder Untuk fokus benahi Stunting pada rapat kerja tim percepatan dengan Taman Pemulihan Gizi (TPG) dan enumerator dalam rangkat persiapan Survey tim Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) di Aula Ladang Sari Panyabungan, Selasa (6/9) yang lewat
Waktu itu, Wakil Bupati, menyampaikan Perlu kita pahami bersama bahwa gagalnya pertumbuhan pada anak akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama

Atau yang dikenal dengan Stunting, merupakan sebuah ancaman bagi generasi masa depan Indonesia, jika tidak dicegah sejak dini.
” Untuk itu pemerintah Republik Indonesia telah menargetkan turunnya angka Stunting menjadi 14% pada tahun 2024 mendatang,” katanya.
Bahkan, Wakil Bupati mendukung peraturan tersebut sesuai dengan SK Bupati No. 470.479/0418/2022 yang telah membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang telah melakukan berbagai upaya penurunan stunting.

“Stunting menjadi masalah yang disebabkan oleh multidimensi sehingga penanganannya harus mengedepankan intervensi sensitif yang melibatkan lintas multisektoral,” sebut Wakil Bupati.
Kemungkinan, menindak lanjuti ajakan Wakil Bupati Madina itu dan memang Kepala DPPKB Madina Elfi Maryani,SKM, secara Tufoksi, harus DPPKB yang paling terdepan untuk menuntaskan persoalan Stunting di daerah kita Bumi Gordang Sambilan.

Pada Hari Kamis 08 September 2022, Kepala DPPKB Madina Elfi Maryani,SKM, Kabid KB, Kabid KS dan Satgas Stunting Abdul Latif Lubis, Monitoring ke Kelurahan Panyabungan I Kec.Panyabungan, dengan Tim BPKP dan rombongan ibu Kepala Dinas dalam percepatan penurunan Stunting.( Bersambung Terus)
Admin : Dita Risky Saputri.SKM…








