
Secara jujur dan tidak ada maksud untuk mendeskreditkan ASN( Aparatur Sipil Negara) ataupun Pejabat Eselon II seperti Jabatan Kepala Dinas Pendidikan, sejak Era Drs Abd Rajab Pasaribu – Rahmad Hidayat, atau selama 26 Tahun Mandailing Natal, hanya beberapa orang Kepala Dinas yg turun langsung melihat kondisi SD,SMP dan SLTA waktu dulu.
Maksudnya..? Yang namanya Langsung mengetahui SDN dan SMPN dimana letaknya dan keadaannya Bagaimana, hanyalah Arbi Harahap, Drs Sahnan Pasaribu dan Rahmad Hidayat dan yang lainnya hanya menerima Laporan saja dari Dispen Kecamatan ( Sekarang Koorwil Dispen Red).
Karena itu, ketika Bupati Madina waktu itu menggeser Drs.Syanan Pasaribu menjadi Plt. Kadis Pendidikan, Penulis sempat bersumpah serapah ” Apanya Tujuan Bupati ” Mandailing Natal ini..?

Namun, ketika nama Rahmad Hidayat ( Guru Bayo Red) diinformasikan Penggantinya, Penulis langsung berkata ” Pas X Pilihannya ” sebab latar belakangnya adalah dari Pendidikan.
Seperti ungkapan Guru di Kecamatan Siabu, bahwa Bupati/Wakil Bupati Mandailing Natal jangan hanya Gonta – Ganti Kadis Pendidikan, tetapi yg diganti itu Kepala Sekolah SD dan SMP yg tidak mampu meningkatkan kualitas Pendidikan bagi siswa disejumlah sekolah. Itu yg harus diganti secepatnya.
” Kasek yg mampu meningkatkan kualitas anak sekolah jangan diganti, tetapi yg Kaseknya hanya mejeng cepat – cepat diganti oleh Bupati,karena kamipun Guru – Guru sangat ingin menjadi Kepala Sekolah,” ujar Guru SD Negeri di Kecamatan Siabu( Bersambung Terus).
Admin : Iskandar Hasibuann








