
Jika kita jujur, setiap tahunnya ketika hendak membahas APBD, salah satu yang paling alot pembicaraan adalah soal Pendapatan Asli Daerah ( PAD) Murni dari setiap instansi Penghasil PAD dilingkungan Pemerintah Mandailing Natal.
Begitupun, Masyarakat di 404 Desa/Kelurahan yang ada di 23 Kecamatan, harus tetap ” Bersyukur ” karena masih adanya Dana Desa (DD) untuk anggaran Pembangunan dan fisik, sekalipun hingga 2023 ini, belum terlihat secara nyata Pembangunan yang kita harapkan.
Kenapa begitu..? Hanya Kepala Desa dan BPD, serta LPMK jika di Kelurahan yang lebih mengetahuinya, sebab mereka sebelumnya telah melakukan Musyawarah Desa dan Musyawarah Kelurahan, kalau warga sampai saat ini masih menjadi ” Penonton ” yang budiman.
Pengawasan Sangat Minim
Secara jujur dan kalau kita mau jujur sejak digelontorkannya Dana Desa(DD) tahun 2015 yang lalu, banyak elemen masyarakat tidak yakin, pengelolaannya akan berjalan sesuai dengan Juklas dan Juknisnya, hingga kepada Pengawas yang akan Mengawasi pelaksanaan Dana Desa ( DD) setiap tahunnya.
Sekarang Kabupaten Mandailing Natal, sebentar lagi usianya 24 Tahun, kalau kita Awasi secara benar Dana Desa dari 2015 – 2023 (8) tahun anggaran, sudah dapat kita di desa ” Bersyukur ” karena ada ” Pembenahan ” keadaan Desa sebelum adanya Dana Desa.
Sebagai sumbang saran kepada Bupati, Wakil Bupati, DPRD, Kejaksaan, Polisi, kalau tidak salah di Februari 2023 ini, sekitar 255 Kepala Desa, masa jabatannya berakhir, ada baiknya Inventaris Desa dan PKK di Audit,agar tidak ” Hilang ” dan tidak menjadi masalah dimasa yang akan datang.
” Saya yakin Jika Inventaris Desa tidak jelas nanti, bisa menimbulkan masalah dimasa yang akan datang bagi desa – desa yang Februari 2023, jabatannya habis,” ujar Ketua LSM.Merpati Putih Tabagsel Khairunnisyah,Sabtu siang(3/2) di Halaman Mesjid Agung Nur Ala Nur Panyabungan.
Keterbukaan Informasi.
Sebagai sumbang saran kepada Bupati/Wakil Bupati Mandailing Natal, menjelang HUT Ke -24 Kabupaten Mandailing Natal, ada baiknya kedua Pimpinan Madina, memberi Intruksi kepada seluruh OPD, Camat dan instansi lainnya agar selalu TERBUKA kepada Wartawan, tentang instansi yang ada di lingkungan Pemda Madina.
Kenapa..? Terkadang munculnya ” Berita Hoaks ” di Media Sosial, adalah tidak terlepas sulitnya mendapat informasi dari sejumlah OPD( Organisasi Perangkat Daerah) dibawah Komando HM.Jafar Sukhairi Nasution – Atika Azmi Utammi Nasution.
” Tidak semua informasi bisa disampaikan oleh Bupati/Wakil Bupati, Kadis,Kaban, Camat, Kades kepada masyarakat, tapi Wartawan/Media, Insya Allah akan mampu memberikan informasi kepada warga yang ada di 404 Desa/Kelurahan,” ujar H.Amru Daulay,SH, waktu Konferensi Pers di Aula Kantor Bupati Madina, 5 Maret 2002 menjelang HUT Ke – 3 Mandailing Natal.( Bersambung Terus)
Admin : Dita Risky Saputri.SKM.