
HM.Jafar Sukhairi Nasution – Atika Azmi Utammi Nasution Dilantik di Aula Tengku Rizal Nurdin Oleh Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Menjadi Bupati/Wakil Bupati Mandailing Natal, Kamis (22/7).
Sejak itu, Pembicaraan tentang Objek Wisata Taman Raja Batu, secara Perlahan dan Pasti hilang begitu saja, kalaupun ada dibicarakan, karena ada Persoalan HUKUM terhadap sejumlah Aparatur Sipil Negara(ASN) yang diduga terlibat dalam proses Pembangunan Taman tersebut dan adanya indikasi Korupsi dari APBD Mandailing Natal.

Penulis tidak menulis siapa – siapa yg terlibat dan sampai masuk Penjara disebabkan Pembangunan Taman Raja Batu tersebut, karena sama saja Mengungkit Luka lama bagi orang tersebut, biarlah rakyat/masyarakat yang menjawabnya.
Persoalannya, jujur kita ia, baik Bupati/Wakil Bupati dan 40 Anggota DPRD Mandailing Natal, sebenarnya Objek Wisata Taman Raja Batu seluruhnya Milik Siapa..? Pemerintah Mandailing Natal, atau Drs.H.Dahlan Hasan Nasution.

Jika Taman Raja Batu adalah milik Pemerintah Mandailing Natal, ada Benarnya, sebab Dana Pembangunan Lokasi tersebut dari APBD ( Anggaran Pendapatan Belanja Daerah), buktinya ada sejumlah ASN yang sampai Mendekam di Penjara.
Tetapi, jika Objek Wisata Taman Raja Batu adalah milik Drs.H.Dahlan Hasan Nasution, sangat tidak mungkin, sebab anggaran Pembangunannya dari APBD banyak di Alokasikan, sayangnya DPRD tidak pernah mempertanyakannya kepada Bupati/Wakil Bupati Mandailing Natal.

Sekarang, tetapi Jujur ia, ketika atau saat pertama sekali Drs.H.Dahlan Hasan Nasution, membangun Beranda Madina, semua Acung Jempol, apalagi jajaran Dinas PUPR waktu itu dan seluruh staf selalu bicara ” Ide Bupati ” Luar Biasa.
Lihat Sekarang, Membangun Beranda Madina untuk Kontruksi saja sudah berapa anggarannya, waktu yang tersita untuk membangunnya dan saat itu tidak ada 1 orangpun warga Mandailing Natal,yang Protes, termasuk keadaan sekarang yang sudah mulai rusak.

Begitu juga dengan Bangunan Dinas Pemuda dan Olahraga dengan Panjat Tebing, yang Konon informasinya bukan dari Dana APBD, tetapi Dana Pribadi..? Patut diberi Rekor Muri bagi orang yang Membangun Panjat Tebing. Walaupun penggunaannya ” Tidak Pernah Digunakan ” sampai sekarang rusak ditutupi semak belukar.( Bersambung Terus)
Admin: Dita Risky Saputri.SKM.








