
PEMERINTAH, melalui Plt.Kadis PUPR Mandailing Natal Elpi Yanti Harahap, dalam Keterangannya kepada sejumlah Wartawan,Kamis(13/4) bahwa Dirjen SDA Kementerian PUPR Republik Indonesia menyambut baik kedatangan Plt.Kadis PUPR, soal Kerusakan dua(2) Irigasi.
Plt.Kadis PUPR Madina juga menyebut bahwa Dirjen SDA berpesan kepada BWS II selaku yang menangani pembangunan sungai di Sumatera Utara agar selalu aktif melaporkan hal-hal terkait kebutuhan pembangunan di daerahnya.
Bahkan, Dirjen SDA Kementerian PUPR menyambut baik kedatangan dan terbuka atas aspirasi yang kita sampaikan. Lokasi-lokasi yang sangat urgensi yang berdampak kepada masyarakat akan diprioritaskan, sebut Plt.Kadis PUPR Madina itu.
Tanggul yang rusak dilaporkan ke Dirjen SDA harus secepatnya diperbaiki karena membawa dampak kerugian yang cukup besar bagi warga Madina dan Tapanuli Selatan.

“Tahun 2024 kita minta untuk diprioritaskan pembangunan dua tanggul itu. Karena sumber dana perbaikannya menggunakan APBN,” ujar Plt.Kadis PUPR Madina Elpi Yanti.Harahap kepada Wartawan.

Persoalannya..? Ada sekitar 771,05 Hektare areal Pertanian di 15 Desa/ Lurah di Kecamatan Panyabungan, yang sudah 3 X Musim Tanam Gagal sejak rusaknya Sipon Zal Kanan Irigasi Batang Gadis ( Bersambung Terus)
Admin : Dita Risky Saputri.SKM.








