” Narkoba Marak ” Warga Pidoli Lombang Mengamuk, 3 Anggota Polres Madina Terluka.

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Puluhan Warga Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal, Sumatera Utara, Kamis (11/05) Subuh mengamuk.

Kenapa Rupanya..?  Karena keresahan masyarakat terhadap maraknya peredaran narkoba di desa mereka.

Informasinya, masyarakat merasa curiga dengan beberapa orang yang keluar masuk desa mereka walaupun telah memasuki waktu tengah malam.

Bahkan,  menurut pengakuan warga, ada tiga orang yang keluar masuk desa mereka sejak sore hari.

“Tiga orang masuk berboncengan sepedamotor melintas menuju pondok, tempat diduga biasanya digelar pesta narkoba,” ungkap Ahmad Husein Borotan, salah seorang warga di Desa Pidoli Lombang, Kamis (11/05/2023).

Melihat kegiatan mencurigakan, warga pun bergerak mengikuti sepeda motor tersebut.

Akhirnya mereka menemukan sebuah pondok di pinggir sungai, dimana di dalam pondok tersebut ditemukan bong, alat hisap sabu.

“Kami duga bong itu habis baru saja dipakai. Di pinggir sungai juga sudah ada sepasang laki-laki dan perempuan bukan muhrim, perempuannya sudah tak memakai celana, alasan mau mandi. Itu sudah jam 02.00 dinihari,” Ujar Husein.

Melihat hal ini puluhan warga pun marah dan emosi, sehingga langsung mengamankan kelima orang tersebut ke Balai Desa dan membakar pondok pinggir sungai.

Aksi warga ini pun langsung dilaporkan ke pihak Polres Mandailing Natal.

Kapolres Mandailing Natal, AKBP HM. Reza Chairul Akbar Siddiq.S.IK.SH.MH, membenarkan subuh tadi pihaknya mendapatkan laporan dari Warga Desa Pidoli Lombang.

Tim Polres langsung mengamankan tujuh orang diduga pengguna narkoba ke Polres Madina.

Namun, sayangnya, dalam proses evakuasi diduga pelaku, pihak Polres Madina harus menerima reaksi kemarahan masyarakat.

Akibatnya 3 orang petugas dari Polres Madina dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Panyabungan.

Benar, hanya saja ketika proses evakuasi karena kemarahan warga, ada 3 orang anggota kita kena imbasnya.

” Alhamdulillah dua orang hanya dirawat jalan, sedangkan satu lagi harus rawat inap karena cedera di kepala,” jelas Kapolres ketika jenguk anggota Polres Madina yang masih dirawat di RSUD Panyabungan sore tadi.

Kapolres juga mengatakan, saat ini para terduga sedang diperiksa oleh petugas di Polres Madina.

Diduga mereka merupakan pelaku penyalahgunaan narkoba.

Kita masih dalami. Saya belum check apakah mereka positif pengguna narkoba atau ada pengedar.

” Nanti kita akan paparkan usai diperiksa,” tegasnya.

Kapolres juga berharap kedepannya jika ada kecurigaan-kecurigaan dari masyarakat, diharapkan untuk langsung melaporkan ke pihak Kepolisian agar pihak kepolisian bisa langsung bertindak.

Dan dia meminta masyarakat untuk bisa menahan amarah dan emosi jika sudah ada petugas polisi yang melakukan evakuasi, agar tidak menimbulkan korban baik di kalangan masyarakat maupun petugas.(SMSI/Rel)

 

Admin : Dita Risky Saputri.SKM.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Sekolah Langganan Banjir, Bupati Madina Dorong Relokasi SDN 387 Ranto Panjang

    MUARA BATANG GADIS(Malintangpos Online):Banjir yang terus berulang di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tidak hanya merusak bangunan dan fasilitas umum, tetapi juga bangunan…

    Read more

    Continue reading
    Bupati Madina Serap Aspirasi Warga Ranto Panjang di Kedai Kopi

    RANTO PANJANG(Malintangpos Online): Hari kedua kunjungan kerja di wilayah Siaulangaling, Kecamatan Maura Batang Gadis (MBG) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Bupati H. Saipullah Nasution menyambangi Desa Ranto Panjang Minggu (14/12/2025). Di…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses