Negara Tidak Boleh Kalah Dengan Pengusaha Tambang Illegal

JAKARTA(Malintangpos Online): Aktivis Hukum dan Lingkungan asal Mandailing Natal, H.Abdullah Syukur Nasution.SH.MH,mengutarakan adanya aksi warga Ke – Kantor Polsek Kotanopan, menuntut agar Tambang Emas di daerah itu jangan ditutup, hingga menjelang Idul Fitri 1445 H/ 2024, pasti ada aktornya.

” Sebenarnya sejak Zaman dulu nggak ada yg melarang Warga mencari Emas diwilayah DAS Batang Gadis di Kec.Kotanopan, tetapi jangan memakai Alat Berat,seperti Escavator, itu merusak,” Ujar Aktivis Hukum dan Lingkungan asal Mandailing Natal, H.Abdullah Syukur.Nasution.SH.MH, Minggu(31/3) di Jln.Gajah Mada Jakarta Pusat kepada Wartawan Malintang Pos Group Biro Jakarta.

Memang, selama ini daerah Kecamatan Kotanopan, salah satu daerah yg Viral akhir -akhir ini, karena Penambang banyak menemukan kepingan Emas,khususnya di Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Gadis.

” Janganlah Negara Kalah Dengan ulah dari Oknum Pengusaha Tambang Emas Yang Mencari Kaya, lalu memprovokasih warga dan mengatakan rakyat butuh makan,” Ujar Aktivis Hukum dan Lingkungan yang selama ini giat menyoroti Kasus Lumpur Lapindo di Sidiarjo Provinsi Jawa Timur.

Seharusnya, Bupati/Wakil Bupati Mandailing Natal, berani ambil sikap dengan membela rakyatnya, jika tak makan lagi, apa harus merusak lingkungan dan menghalalkan segala cara.

Sebelum ada Tambang Emas memakai Alat Berat Escavator, warga Kec.Kotanopan hidupnya sejahtera, Pengusaha Besar banyak dari daerah itu, kok derastis sekali rakyat sudah ketergantungan dengan Tambang Emas Illegal.

” Jujurlah kita, apa harus Memakai Alat Berat, baru dapat Kepingan Emas, sejak Zaman dulu banyak warga Mendapat Emas dengan Mendulang,” ujarnya dengan angkat bahu.

Kata dia, warga tidak perlu Demo ke Polisi, warga silakan cari kepingan Emas dengan Mendulang, bila perlu pakai Dompeng, kalau pakai alat berat yg untung Pengusahanya, yang rugi rakyat.

Disampaikan, Forkofimda sampai rapat berkali – kali untuk Menertibkan Tambang Emas Illegal.

” Kepada Bupati, DPRD dan Kapolres Mandailing Natal, kita harapkan Bijak, jika stop di Kotanopan, semua Stop di Mandailing Natal,” katanya.

Begitu sebaliknya, jika Kapolres dan Bupati mengabulkan Permintaan warga, semua Kegiatan Illegal di Bebaskan, jangan di Kotanopan boleh, daerah lain nggak boleh, yg jelas Negara tidak boleh kalah dari Pengusaha Tambang Illegal.( Era/Rin)

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

 

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.