Operasi Lutut Kaki Terbakar Laila Sari Sukses

Dwi Sri Laila Sari, Bocah yang Terbakar Lututnya Telah di Operasi

Gambar: Tim Dokter RSK Bedah Accuplast di Ruang Operasi

MEDAN(Malintangpos Online):  Tim Dokter Rumah Sakit Khusus (RSK) Bedah Accuplast, Medan, Sumut, Rabu (24/6/2021) berhasil mengoperasi Dwi Sri Laila Sari.

Bocah umur satu tahun enam bulan itu menderita kedua lutut kakinya terbakar dan sudah menderita selama beberapa bulan belakangan ini. Dimana akibat terbakar kulit paha dan betis bocah tersebut telah menyatu dan kedua lututnya mengalami pembengkakan.

Salah satu tim dokter bedah, Hj. Deliana Lubis yang dihubungi media ini mengungkapkan, Operasi seharusnya dilakukan pada Senin yang lalu karena berhubung HB pasien Dwi Sri Laila Sari rendah terpaksa dilakukan terlebih dahulu transfusi darah.

Gambar: Tim Dokter RSK Bedah Accuplast di Ruang Operasi

Tim dokter di RS Khusus Bedah Accuplast Medan yang terdiri dari DR. dr. Eddy Sutrisno, SpBP.RE (K)., H. Muhajar Koto, Bsc.,An.SKM.,MKM., dr. Risky Khairy, SpAN., Hendrik Tarigan, AmK., Devie Suskunawati, AmK., dan Hj. Deliana Lubis memulai operasi pukul 08.00 Wib. Para dokter membedah kaki bocah Dwi Sri Laila Sari dan selesai pukul 09.40 Wib.

“Operasi tahap pertama ini berjalan selama satu jam lebih. Hingga operasi selesai kondisi pasien dikabarkan stabil,” Ungkap Hj. Deliana Lubis saat dihubungi via WA, dari Panyabungan, Rabu(23/6) siang.

Sekadar informasi, Dwi Sri Laila Sari, anak kedua pasangan asal Desa Muara Botung Kotanopan, Madina, Bapak Sudar Manto dan Ibu Dahliana beberapa bulan yang lalu mengalami kecelakaan dirumahnya.

Menurut orang tuanya saat diwawancarai awak media, lampu teplok yang nyala dirumahnya terjatuh, sang bayi pun mendekati air minyak tanah yang panas dari lampu tersebut yang menyebabkan luka bakar di sekitar kaki. Sementara saat kejadian, sang ibu sedang berada diluar mencuci pakaian.

Lebih lanjut, orang tua Dwi mengatakan mereka berikutnya membawa anaknya berobat ke Rumah Sakit Umum Panyabungan.

Dari hasil akhir pemeriksaan, masih kata ibu Dahliana dokter yang memeriksanya memberikan solusi untuk di amputasi. Karena tak sanggup membayangkan kaki putrinya suatu saat diamputasi, mereka pun melakukan pengobatan seadanya salah satunya ke salah satu mantari kesehatan yang ada di Desa Parbangunan.

Hari ini berkat bantuan para Dermawan dan tim Dokter RSK Bedah Accuplast, Ibu Dwi Sri Laila Sari, Dahliana dan suaminya tak kuasa menahan haru saat dokter memperlihatkan kondisi anak mereka setelah dioperasi tahap pertama. Ibu Dwi Sri Laila Sari mengaku optimistis putrinya bisa sehat dan hidup normal.

Jurnalis: Joki Nasution

Admin : Dita Risky Saputri,SKM.

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.