
PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Puluhan orang Orangtua siswa SD Negeri 200 Kotanopan Kecamatan Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal, Mengeluh & Resah disebabkan Tujuh(7) Poin yang terkait dengan Pengadaan Drumben di sekolah itu.
Keluhan dan Kerasahan tersebut disampaikan oleh orangtua siswa kepada Wartawan, Via WhatsApp dari Kotanopan, Rabu malam(28/10) usai musyawarah sejumlah orangtua siswa SDN 200 Kotanopan.
Keluhan Orangtua Siswa tersebut.antara lain.1.orang tua murid di bebani bayaran Rp 595.000,- /Siswa.2 disuruh Siswa pulang kerumah mengambil pembayaran Drumben.
3.Ada ancaman ke siswa kalau nggak Lunas bulan Desember, tidak dikasih Raport sekolah.4. Guru sering membandingkan antara siswa yang satu dengan yang lain, sampai ada siswa yang kesal dan merajuk kepada orangtuanya.
5.Yang jelas semua perjanjian musyawarah belum ada yang ditepati Guru.6.Pas Musyawarah orangtua siswa yang hadir hanya 34 orang dari 117 Siswa SD Negeri 200 Kotanopan, kenapa bisa disyahkan hasil musyawarah.
7. Di hasil muswarah akan diadakan musyawarah ulang dibulan 9 untuk mengurangi pembayaran, nyatanya tidak ada tidak ada musyawarahnya dan hasil musyawarah sebelum September jadi Syah.
Serta pengurangan biayanya dari Profosal dan Dana BOS SDN 200 Kotanopan, Sementara Klas 1 atau murid baru langsung dikenakan bayaran Rp 595.000,- padahal itu tidak ada di forum nusyawarah sebelumnya di sekolah tersebut.
Karena itu, kami orangtua siswa mengharapkan kepada Bupati dan Kepala Inspektorat dan Kadis Pendidikan Mandailing Natal, untuk menurunkan Tim Khusus untuk memeriksa Kepala Sekolah terkait dengan uang Drumben yang sangat meresahkan bagi mayoritas orangtua siswa.
Kepala SD Negeri 200 Kotanopan yang dikonfirmasi Wartawan, sejak Rabu(28/10) hingga Kamis Sore(29/10) memilih bungkam atau tidak memberikan jawaban sama sekali kepada Wartawan, meskipun WhatsApp nya sudah centang Dua( Isk)
Admin : Iskandar Hasibuan.SE








