Pansus PT SMGP diminta Profesional, Aspiratif dan Akuntabel

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Pembentukan Pansus (Panitia Khusus) permasalahan PT SMGP (Sorik Marapi Geothermal Power) dalam Sidang Paripurna DPRD Madina Selasa, 23 Februari) diapresiasi secara positif oleh sejumlah kalangan masyarakat Kab Madina

Alhamdulillah, akumulasi aspirasi masyarakat yang menghendaki solusi atas permasalahan krusial PT SMGP telah dijawab oleh DPRD Kab Madina dengan pembentukan Pansus.

Kita sangat mengapresiasi positif langkah konstitusi DPRD untuk mengurai secara detail, transparan persoalan di PT SMGP, terlebih untuk mengungkap tuntas tragedi naas praktek mal opearasional PT SMGP dengan paparan gas beracun H2S (Hydrogen Sulfida) yang menewaskan 5 orang warga dan puluhan lainnya terpaksa mendapatkan perawatan intensif” ujar Ketua PC GMPI M. Irwansyah Lubis, SH, bersama Direktur Eksekutif Madina Institute Al Hasan Nasution, Sekretaris DPD KNPI Khairil Amri, SH, Ketua Umum DPP IMMAN Hapsin Nasution, PC Lingkar Muda Madani M.Sahnan Siregar, SPd, Ketua LSM Fokrat Aswardi Nasution, Ketua Jam NU Samsul Hidayat Borotan, S.Pd, Ketua KLH Samhur Hasibuan, Ketua Presidium Almandily Abdul Wahab Dalimunthe, S.Pd, Ketua MP3 (Masyarakat Pemantau Parlemen dan Pemerintahan) M. Yahya Rangkuti, SH, Sekretaris PC GPK Rizky Agustinhar kepada pers baru-baru ini ketika diminta tanggapan masalah Pansus DPRD Kab Madina.

Irwansyah Lubis, selaku Ketua PC GMPI Kab Madina menyatakan bahwa pembentukan Pansus ini dinilai sangat urgen dan dinanti publik sebagai langkah konkrit, terukur, terarah dari DPRD sebagai lembaga “penyambung lidah rakyat” untuk menemukan solusi atas multi problem yang akut di PT SMGP, apalagi terkait tragedi kemanusiaan baru-baru ini yang telah menghebohkan tanah air.

“Pansus ini salah satu indikator serta bukti komitmen pengawalan dan pembelaan aspirasi rakyat oleh DPRD, tetap kukuh dan berjalan dinamis. Hal ini perlu diapresiasi positif dan disambut hangat oleh publik. Pembentukan Pansus ini dinilai sebagai bentuk keberpihakan rakyat untuk memenuhi rasa keadilan publik” ujarnya

Lebih lanjut Irwan yang juga Sekretaris DPC PPP Kab Madina menyebut sejak awal pihaknya bersama sejumlah elemen masyarakat Madina lainnya telah lama menyuarakan Pembentukan Pansus ini.

Dan biarpun dinilai sedikit terlambat, ujar Irwan bahwa telah terbentuknya Pansus ini merupakan langkah maju bagi dinamisasi ruh demokasi yang progresif dan berkeadilan serta langkah awal untuk bekerja secara maksimal bagi Pansus DPRD dengan niat luhur mengedepankan kepentingan masyarakat diatas kepentingan pribadi/golongan (vested interest)

Senada dengan itu Direktur Eksektif Madina Institute Al Hasan Nasution, mengutarakan terkait proses pembentukan Pansus DPRD mulai dari pengajuan usulan inisator, Rapat Pimpinan, rapat di Bamus, Sidang Paripurna dan Pembentukan Pansus dalam perspektif kalkulasi waktu, menurut dia tergolong aspiratif dan ekstra cepat yang tidak butuh waktu lama.

Kita ucapkan terima kasih dan mengapresiasi langkah Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis dan Wakil Ketua Harminsyah Batubara yang telah sigap, aspiratif memproses usulan ini dan secara cekatan disikapi “gayung bersambut” oleh seluruh Fraksi untuk menyetujui Pembentukan Pansus ini

Al Hasan yang juga duduk sebagai Ketua MPO DPP IMMAN (Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal) menyatakan bahwa pihaknya sangat hakkul yakin bila Ketua Pansus Dodi Martua dan Wakil Ketua Budiman Borotan beserta 13 anggota lainnya bisa bekerja lebih profesional, aspiratif, transparan dan penuh kehati hatian untuk mengungkap sejumlah persoalan PT SMGP dengan akuntabilitas publik.

“Kita beri apresiasi dan ucapkan selamat bekerja kepada Pansus DPRD Madina, semoga lebih amanah dan aspiratif dengan hak konstitusional kewenangan yang dimiliki bisa mengurai lebih dalam seluk beluk persolan PT SMGP untuk dicarikan solusi alternatif lebih baik demi masyarakat Madina” harapnya.

Pada bagian lain, Sekretaris DPD KNPI Madina Khairil Amri menyerukan kepada sejumlah elemen masyarakat Madina untuk bisa mengkritisi dan mengkawal kinerja Pansus serta lebih pro aktif memberikan masukan, ide briliant berupa rekomendasi, saran, pendapat yang konstruktif sebagai bahan masukan bagi Pansus DPRD.

Ditambahkan juga oleh Ketua LSM Fokrat Aswardi Nasution bahwa Pansus DPRD sesuai aturan konstitusi,bisa saja memanggil, mengkorek keterangan dari pihak-pihak terkait.

Kita merekomendasikan tahap awal DPRD Kab Madina “memanggil’ Kapolres Madina untuk mempertanyakan sejauh mana mekanisme dan perkembangan penyidikan hukum, karna publik mempertanyakan keseriusan penanganan hukum kasus PT SMGP yang terkesan lamban, berlarut larut bahkan sampai saat ini belum kunjung di rilis daftar tersangka.

Pada bagian akhir Sekretaris DPC GPK Kab Madina Rizky Agustinhar meminta agar kalangan profesional, akademisi, para pakar atau ahli yang diakui kredibilitas dan intlektualitas dilibatkan secara langsung dalam proses Pansus ini, khususnya para pakar hukum, pidana korporasi, aktivis lingkungan hidup, Komnas HAM, Komnas Anak dan Perempuan untuk mengetahui secara detail pelanggaran HAM, lingkungan hidup dan hal urgen lainnya di seputaran PT SMGP(Rel/Isk)

 

Admin : Iskandar Hasibuan

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.