Parit Tersumbat, Sejumlah Rumah di Jln. ABRI Panyabungan Terendam

Banjir Jln. ABRIPANYABUNGAN(Malintangpos Online): Akibat Drainase yg tersumbat, sejumlah rumah dikawasan Jln. ABRI Kel. Panyabungan II Kec. Panyabungan Kab.Madina,Sabtu malam(25-4)  atau Minggu dinihari, terendam dan disejumlah titik air setinggi 50 Cm dan wargapun belum tidur dibuatnya.

” Banjir jln abri, dilihat di paret sumbat banyak sampah, sampah pampers anak dibuang sembarangan keparet,” Sebut Longgasari dalam akun Facebooknya yg dikutip Malintang Pos Group.

Disebutkannya, blom lagi sampah plastik dan lainnya😢 sedih liat keadaan sekarang 😢 manusia sekarang tdk ada perasaannya buang sampah seenaknya saja😢
Kaya dia, Mana banyak kayu pake paku ada kaca😢 Paret itu bukan untuk membuang sampah

” tolonglah para warga jln abri untuk lebih sadar lagi bahaya sampah itu jika semua dibuang keparet,” Sebut Longgasari dalam Akun Facebooknya.

Pantauan Wartawan, terendamnya sejumlah rumah didaerah itu disebabkan Drainase yg tidak berfungsi dengan baik, karena warga daerah itu membuang sampah ke paret(Isk)

Admin : iskandar

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Aktivis dan LSM Bingung Dengan Langkah Polisi Melakukan Penertiban PETI di Mandailing Natal.

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Aktivis Hukum Sumut, Abdul Rahman,SH.MH dan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat(LSM)Merpati Putih Tabagsel, Khairunnisyah, mengaku bingung dengan langkah Polisi, baik Polsek dan Polres Mandailing Natal. ” Jelas – Jelas…

    Read more

    Continue reading
    Satma AMPI Madina: Aparat Jangan Tutup Mata Terhadap PETI di Linggabayu

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Kelurahan Tapus, Kecamatan Linggabayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), di duga kembali beroperasi pasca perayaan Idul Fitri 2026. Berdasarkan informasi yang…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses