Pasca Pengakuan Kades Huraba II, Warga Minta Bupati Madina Bertindak

Bupati Madina Drs.H.Dahlan Hasan Nasution.

JAKARTA (Malintangpos Online): ”Pengakuan Plt.Kades Huraba II yang mengaku Dana Desa yang dikelolanya dipotong Rp 24 juta,”salah satu bukti nyata bahwa anggaran Dana Desa diwilayah Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal diperkirakan banyak yang disalah gunakan oleh Kades, karena itu warga Kecamatan Siabu di Jakarta meminta Bupati Madina Drs.H.Dahlan Hasan Nasution segera bertindak.

            “Kepolosan Kades Huraba II Mahluddin Batubara mengakui Dana Desanya dipotong Rp 24 juta harus ditindak lanjuti oleh BPKP maupun KPK yang kita dengar selama ini sangat konsen memberantas tindak pidana korupsi,” ujar Drs.Tamrin B.Pulungan warga Kecamatan Siabu di Jakarta,Senin malam(23-1) kepada Wartawan Malintangpos Online.
            Disampaikan Tamrin, Plt.Kades Huraba II Mahluddin Batubara mengakui pemotongan itu adalah sinyal yang kuat bagi penegak hukum seperti KPK dan BPKP Sumut untuk melakukan penyelidikan, ngak mungkin Kades tersebut berani mengatakan ataupun mengakui pemotongan tanpa bukti yang nyata dia rasakan sekalipun ada penjelasan dari Bagian Tata Pemerintahan Setdakab Madina.
            Selain itu, sebagai warga Kecamatan Siabu meminta kepada Insfektorat Madina untuk tidak menutup nutupi hasil pemeriksaan yang telah mereka lakukan beberapa hari lalu dan kepada BPKP maupun KPK kita minta memeriksa kembali seluruh kades di Kecamatan Siabu, sebab ada dugaan juga anggaran yang dibuat oleh Kades melalui RAB (Rancangan Anggaran Biaya) digelembungkan.
            “Kita curiga dengan banyaknya anggaran yang digelontorkan ke desa desa di Kecamatan Siabu belum membawa perubahan yang berarti, sebab belum apa apa sudah banyak yang rusak bangunannnya,”katanya(red).
Admin : Dina Sukandar A,Md

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.