
PANYABUNGAN(Malintangpos Online): ” Pasti ada Bekingnya, nggak mungkin pemilik Ekscavator Berani jika tidak ada yang beking maraknya kembali Penambang Emas di Daerah Kotanopan,” Ujar Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM) Merpati Putih Tabagsel Khairunnisyah,Selasa(16/4) di Pasar Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal.
Padahal, Bupati/Wakil Bupati dan Forkofimda,DPRD Madina,sudah berkali – kali rapat dan sudah mengeluarkan surat agar Tambang Illegal di Stop, karena selain merugikan Negara juga merusak Lingkungan.
Orang Kotanopan kan nggak Keberatan dan justuru mendukung Tambang Emas Illegal tersebut..? Tanya Wartawan ” Soal Tambang Illegal Negara yang keberatan, saya yakin warga juga nggak seluruhnya setuju beroperasi Tambang Emas memakai alat berat, itu pasti ada yang Beking,” ujar Khairunnisyah yang berjanji akan melaporkannya ke Kapolda Sumut di Medan dan Kapolri di Jakarta.

Siapa menurut ketua yang Beking..? Tanya Wartawan ” yang jelas bukan Camat dan Tukang Bubur, kita akan tanya nanti Kapolres Madina AKBP.Arie Sofandi Faloh,” ujarnya.
Yakinlah, ini lagi musim hujan, sebelum ada muncul Bencana, maraknya Tambang Emas dan Tambang Galian C, bukan saja di Kotanopan, harus segera dilaporkan ke Polda Sumut,Kapolri dan juga bila perlu ke Presiden RI di Jakarta,” ujar Khairunnisyah dengan tegas.
Gimana dengan DPRD Madina..? Tanya Wartawan ” Waduh, mana ada komentarnya, nggak beranilah, tapi cocok Wartawan konfirmasi, minimal anggota DPRD Dapil 2 Madina,” ujarnya lagi.
Disamping itu, kita warga Mandailing Natal, khususnya Tokoh – Tokoh Nasional yang ada di Jakarta, sangat diharapkan agar menyampaikan persoalan Tambang Illegal langsung ke Presiden.
” Saya yakin dan hakkul yakin, maraknya kembali Tambang Emas Illegal di Mandailing Natal, pasti ada yang Beking, sangat tidak mungkin mereka semua Penambang Berani beroperasi” ujarnya sambil menghidupkan mobilnya menuju Kota Medan ( Rian/Red)
Keterangan Foto. Dikurim RENTAN.
Admin : Iskandar Hasibuan..








