PC PMII Demo, Ketua DPRD Madina : Saya Sejak Awal Menolak Kenaikan BBM Bersubsidi

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Sekitar 60 Orang Mahasiswa yang tergabung di PC.PMII , melakukan aksi unjuk rasa ke Gedung DPRD Madina, Senin (12/9) untuk menyampaikan aspirasi penolakan harga BBM Bersubsidi yang dinilai mahasiswa, telah memberatkan bagi masyarakat.

Para mahasiswa, setelah berorasi sekitar 30 Menit, mengajak Ketua dan anggota DPRD, Serta Kapolres Madina dan sekitar 160 orang Personil Polisi duduk bersama dilantai halaman Gedung Wakil Rakyat di Bukit Payaloting Panyabungan.

Mahasiswa dalam Orasinya, Menyampaikan Sehubungan dengan kenaikan harga BBM secara Nasional. Yang mana pemerintah resmi menaikkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite, Solar, dan Pertamax mulai hari Sabtu, 03 september 2022.

Disebutkan, Kenaikan BBM ini merupakan keresahan seluruh masyarakat, sebab BBM merupakan salah satu kebutuhan pokok
yang berkaitan langsung dengan masyarakat.

Kata Mereka, Maka dari itu dengan mengedepankan azaz praduga tidak bersalah agar tidak ada persoalan hukum
dikemudian hari, Kami dari Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Mandailing Natal
(PC PMII MADINA) Menyatakan sikap sebagai berikut:

1. Menolak Secara Tengas Kebijakan Kenaikan Harga BBM Bersubsidi
2. Meminta Pemerintah Pusat Mencabut Kebijakan Kenaikan Harga BBM
3. Mendesak Pemerintah Untuk Secara Serius Dan Sungguh-sungguh Memberantas Mavia Bahan Bakar Minyak (Mafia BBM)
4. Mendesak Pemerintah Untuk Segera Menerapkan Kebijakan Subsidi Tepat Sasaran
5. Mendorong Pemerintah Untuk Membuka Keterlibatan Masyarakat Dalam Pelaksanaan Penyaluran BBM Bersubsidi.

Usai menyampaikan Orasinya, sejumlah mahasiswa langsung mengajak Ketua dan anggota DPRD dan Kapolres Madina, duduk bersila di lantai pintu Gerbang Gedung DPRD Madina.

Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis,SH yang dudampingi sejumlah anggota DPRD Madina dan Kapolres Madina, mengutarakan dirinya begitu pemerintah menaikkan harga BBM, langsung Konferensi Pers, menolak kenaikan harga BBM Bersubsidi oleh Pemerintah Pusat.

Kata Ketua DPRD, Mari kita duduk bersama, sama-sama duduk di bawah kita, agar tidak ada perbedaan.

” Saya berasal dari masyarakat,sebelum kebijakan ini, saya juga sudah mengkritisi pemerintah pusat agar mengkaji ulang kebijakan kenaikan BBM Bersubsidi,” ujar Ketua DPC.Gerindra Madina itu

” terima kasih kepada PMII Madina , yang telah dengan tertib dan santun menyampaikan aspirasinya,” ujarnya dengan suara lantang.

Selama ini, sebagai Ketua DPRD,  dirinya tidak pernah melarang dari organisasi apapun untuk menyampaikan aspirasi atau pendapat di gedung DPRD, ini Gedung masyarakat, tapi kita tetap santun.

“ Saya tidak pernah melarang siapapun untuk melakukan aksi di gedung DPRD Madina,  ini milik rakyat dan  organisasi apapun saya siap menerima, ini gedung DPRD milik kita bersama, siapapun punya hak yang sama,” Ujar Politisi Gerindra Madina, yang mendapat Aplus dari Mahasiswa.

Bahkan, ujar Erwin Lubis, Seperti aksi sebelumnya, saya setuju dan sepakat dengan adik-adik mahasiswa untuk menyuarakan penolakan Kenaikan BBM Ke Pusat, Aspirasi ini akan saya teruskan dan lanjutkan ke pusat secara berjenjang.

Setelah, Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis,SH, Menjawab dan memberi penjelasan kepada mahasiswa, sebelum bubar, foto bersama dengan mahasiswa ( Riah/Aris)

 

Admin : Dita Risky Saputri.SKM.

 

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.