Pembagian Beras Kepada Warga ” Korupsi ” Model Baru Penggunaan Dana Desa di Mandailing Natal (2), Kepala Desa Memilih ” Bungkam “

MAYORITAS dari 377 Kepala Desa di Kabupaten Mandailing Natal, lebih memilih ” Bungkam ” daripada Memberikan keterangan sekitar Beras yang dibagi – bagi mereka pada menjelang Pemilu Serentak 14 Februari 2024.

” Sebenarnya Bagi – Bagi beras di 377 Desa – Desa beberapa waktu yang lalu, Sumber dananya Dana Desa Tahun 2024, bukan ADD yang ” Dipotong ” untuk Membayarnya,” Sebut salah satu Kepala Desa yang memohon Nama dan Desanya jangan ditulis di Media,Minggu (10/03) di Kec.Batang Natal.

Sambil menunjukkan daftar Program yang WAJIB dimasukkan di RAPBDes Tahun 2024, ada sekitar 12 Item Program, salah satunya adalah Program Ketahanan Pangan ( Sembako Red).

Beras dibagikan kepada warga adalah Program bagus dan memihak kepada rakyat, kenapa salah..? Tanya seorang warga di salah satu Kedai Kopi di Kecamatan Batang Natal, kepada Penulis.

Dan bahkan warga tersebut sempat menuding Team Media PT.Malintang Pos Group, karena tidak mendapat bagian dari bagi – bagi Beras oleh Kades dan aparat Desa di menjelang Pemilu yang lewat. Aneh kan.

Persoalannya, jika Desa mengalokasikan anggaran Rp 50.000.000.-untuk Program Bagi – Bagi Beras, sudah hampir 300 KK yang mendapat di Desa tersebut, itupun jika setiap KK dibagi 10 Kg Beras atau sekitar Rp 150.000/ KK. itupun jika beras yg dibagi harganya Rp 15.000/Kg. Benarkah Sudah cukup Pasokan Berasnya sampai, Penulis masih ragu, sebab Mayoritas Kepala Desa Memilih ” Bungkam ”

Apakah dengan ” Bungkamnya ” Kepala Desa, lalu persolan selesai, belum tentu, katakan dari Oknum – Oknum pemasok Beras aman, apakah BPKP nanti aman jika ada yg laporkan, bisa – bisa Kades Masuk Penjara nanti dibuatnya. Mudah – Mudahan 100 % Aman.

Dan Siapa yang awasi Distribusi Beras…? Tentu masyarakat,termasuk Wartawan punya HAK melakukan PENGAWASAN, atas Bagi – Bagi Beras kepada masyarakat yang Konsepnya ” Ketahanan Pangan ” Gawat juga ia, jika nanti Kepala Desa tidak mampu membuat Pertanggung jawaban ( Bersambung Terus).

Penulis : Iskandar Hasibuan.

Admin : Dita Risky SaputrinSKM.

 

 

 

 

 

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Bupati Madina Jadi Pembicara Utama Diskusi Panel di UMA

    MEDAN(Malintangpos Onlinr): Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution didaulat sebagai pembicara utama dalam panel diskusi bertajuk Pengembangan Wilayah Berbasis Komoditas Unggulan: Integrasi Perkebunan Presisi dan Manajemen Rantai Pasok Pisang…

    Read more

    Continue reading
    Akhirnya listrik Negara Sampai Juga di Patialo

    *** Oleh: Moechtar Nasution *** Bagi masyarakat yang tinggal atau sering bersinggungan dengan wilayah pinggiran, peta pembangunan daerah selalu terasa seperti garis ketimpangan yang tebal. Wilayah pelosok yang tersembunyi di…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses