Pemimpin Era Baru Lahir Dari Pilkada Mandailing Natal

Pilkada Madina telah melahirkan pemimpin baru. Madina akan keluar dari zaman batu dan masuk era baru yang lebih modern, mandiri, kompetitif, berkeadilan dan bermartabat.

Untuk itu masyarakat berharap kepada bupati dan wakil bupati terpilih mulai merancang dan membuat road map kepemimpinan satu periode mendatang.

Dalam hemat masyarakat ada 3 sektor penting yang harus menjadi perhatian: perbaikan birokrasi, pendidikan dan ekonomi.

Birokrasi yang korup dan penuh kolusi dan nepotisme di Madina sudah menjadi satu rahasia umum.

Hal itu ditandai dengan turut sertanya ASN maupun pejabat ke dalam gelanggang politik. Tidak dimungkiri, di dalam tubuh SUKA juga ada ASN yang berpartisipasi dengan janji jabatan.

Itu hal yang lumrah dalam demokrasi. Seluruh dunia yang memakai sistem demokrasi pasti melakukan hal tersebut.

Namun, yang terpenting adalah menempatkan orang-orang kompeten pada sektor-sektor penting dengan catatan tidak diintervensi oleh pejabat titipan.

Pertama, pendidikan Madina tidak bisa dibilang menggembirakan. Banyak intrik dan kekurangan.

Mungkin jabatan Kadis Pendidikan akan ditempati oleh orang tertentu, tapi bupati dan wakil bupati berhak untuk mencari orang yang tepat untuk duduk pada jabatan Kepala Bidang Pendidikan Dasar. Pendidikan dasar Madina harus steril dari intervensi pejabat yang kemaruk.

Kedua, perbaikan birokrasi. Birokrasi yang transparan akan menghasilkan pelayanan yang baik.

Titip pesan untuk kepala OPD yang nanti dipilih oleh bupati dan wakil bupati terpilih agar terbuka dengan masyarakat.

Manfaatkan media, termasuk pengadaan media sosial yang ramah dengan masyarakat.

Terakhir ekonomi. Gunakan dan pakai orang-orang yang jujur dan kapabel dalam menentukan arah kebijakan perbaikan ekonomi di Madina.

Tidak masalah jika kemudian menghadirkan pakar dengan bayaran yang mahal asal sesuai dengan hasil yang diharapakan.

Jangan sampai kita keluar dari zaman batu masuk zaman megalitikum.

Tembusan: Atika Azmi Utammi Sukhairi Nasution

Dikutip dari Facebook Amir Hamzah

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Telat Bertindak, Sampah Jadi Pemandangan Sehari-hari di Kota Panyabungan

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online):Permasalahan sampah di Kota Panyabungan kian memprihatinkan. Bahkan, di mata sebagian warga, kondisinya sudah tergolong parah. Tumpukan sampah yang kerap terlambat diangkut memunculkan tanda tanya besar, seolah ada yang…

    Read more

    Continue reading
    Terkait Korupsi “ Smart Village ”, Kejari Madina Terus Buru Bukti Baru

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Kejaksaan Negeri Madina terus memburu alat bukti baru dalam kasus korupsi proyek Smart Village 2023. Tersangkanya MA, Direktur Utama PT ISN. Nilai proyek Rp24,9 juta pe r desa,…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses