Pemkab Madina Anggarkan Rp 1,2 M untuk Santunan Anak Yatim dan Piatu Tahun 2026

HUTABARGOT(Malintangpos Online): Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) di tengah efisiensi tetap menganggarkan santunan untuk anak yatim dan piatu pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026 sebesar Rp1,2 miliar.

Hal itu terungkap di sela-sela acara penyantunan anak yatim dan piatu di Masjid Nurul Huda, Desa Hutabargot Dolok, Kecamatan Hutabargot, pada Selasa, 10 Maret 2026. Anggaran tersebut ditargetkan menyasar 4.850 anak.

Bupati H. Saipullah Nasution mengatakan, Pemkab Madina melakukan Safari Subuh, Safari Jumat, dan Safari Tarawih selama Ramadan 1447 Hijriah ini dengan tujuan mendekatkan diri kepada masyarakat dan menampung aspirasi pembangunan.

Dia pun mengajak masyarakat agar terus meningkatkan amal ibadah di Bulan Suci ini. “Mari berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan, khusunya di bulan Ramadan ini,” kata Saipullah.

Lebih lanjut, bupati mengingatkan bahwa anak yatim merupakan kesayangan Rasulullah Saw. Maka dari itu, Pemkab Madina terus menunjukkan perhatian kepada anak-anak yatim dan piatu.

Kepada anak-anak yang hadir, Bupati Saipullah berpesan agar terus mendoakan orang tua yang telah tiada. “Jangan lupa doakan ayahnya agar dijauhkan dari siksa kubur dan dipertemukan disurganya Allah Swt,” sebut dia.

Kabag Kesejahteraan Rakyat Bahruddin Jualiadi mengatakan, tahun ini Pemkab Madina menganggarkan Rp1,2 miliar untuk menyantuni 4.850 anak yatim dan piatu yang ada di kabupaten ini.

“Ditampung dalam APBD Madina tahun 2026, dan Pemkab Madina tetap mengusulkan santunan bagi anak yatim,” kata dia.

Tokoh masyarakat Desa Hutabargot Dolok Solahuddin Pulungan berterima kasih atas santunan yang diberikan pemerintah. Dia mendoakan agar semua program pembangunan daerah ini berjalan dengan baik.

“Semoga kegiatan penyantunan anak yatim ini dapat berlanjut ditahun-tahun mendatang,” kata dia.

Dalam kesempatan itu Bupati Saipullah yang juga ketua umum Ikatan Keluarga Nasution (Ikanas) menyalurkan bantuan 50 kain sarung dan 50 mukena dari organisasi marga tersebut(Dita/Isk)

Admin: Dita Risky Saputri.SKM.

 

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Pemkab Madina Bersama UMA Teken MoU dan MoA Budidaya Pisang Kepok

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) bersama Universitas Medan Area menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Action (MoA) budidaya pisang kepok di Aula Kantor Bupati, Komplek…

    Read more

    Continue reading
    Bupati Madina Sebut Pembersihan Sedimen di Lahan Pertanian Desa Sayurmatua Dimulai Pekan Ini

    NAGAJUANG(Malintangpos Online): Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution mengatakan pembersihan sedimen yang memenuhi lahan pertanian di Desa Sayurmatua, Kecamatan Nagajuang, akibat bencana banjir akhir tahun lalu dimulai pekan ini.…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses