Pemuda Gunung Barani Hilang Misterius

PANYABUNGAN (Malintangpos Online): Pemuda warga Gunungbarani, Kec. Panyabungan, Kab. Mandailing Natal, Taufik, 25, hilang misterius.

“Warga hilang sejak Minggu kemarin. Saat itu, masyarakat menduga, dia hilang setelah jatuh dari pohon kelapa. Pekerjaannya memang menurunkan kelapa,” ujar Pj Kades Gunungbarani Lutan Nasution menjawab waspada.id dan beritasore.co.id, Selasa (1/8).

Dijelaskannya, begitu keluarga Taufik dinyatakan hilang, masyarakat langsung melakukan pencarian ke berbagai arah. Sejumlah personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madina membantu warga.

“Pencarian terus kita lakukan, hari ini direncanakan melakukan pencarian. Tapi, kita lihat dulu hujannya, mudah-mudahan segera reda,” ujar Lutan.

Salah seorang warga mengatakan, sudah ditanyakan kepada “datu” (“orang pintar”, red). Warga mengatakan, Taufik hilang misterius dan dilakukan upaya pencarian. Warga berupaya mendatangi “bayo datu”.

“Ijalakan itoru ni arambir dohot arangan (dicari di bawah pohon kelapa dan hutan), arana pandok ni bayo datu nai bunyion jihin (karena orang pintar disembunyikan jin), do ima so ijalakan di arangan dohot maroban boung-boung (makanya dicari hutan dan membawa bunyi-bunyian),” ujarnya.

Warga di Desa Gunungbarani dan sekitarnya terus membicarakan pemuda Gunungbarani hilang misterus. Semoga segera ditemukan. Aamiin yaa Allah. (AM/Red).

Admin : Dita Risky Saputri.SKM.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    TP.PKK Madina Gelar Buka Puasa Bersama, Pererat Silaturrahmi Sesama Pengurus

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP.PKK) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar buka puasa bersama di Pendopo Rumah dinas Bupati Desa Parbangunan Kecamatan Panyabungan, Minggu (15/03). Kegiatan ini…

    Read more

    Continue reading
    Satma AMPI Madina Soroti Lambannya DPRD, Perda Tanah Ulayat Jangan Hanya Jadi Isu Politik

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Wacana mengenai Peraturan Daerah (Perda) tentang Tanah Ulayat dan pengakuan terhadap Masyarakat Hukum Adat kembali menjadi perhatian publik di Kabupaten Mandailing Natal. ” Hingga saat ini, regulasi yang secara…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses