Pencairan BLT-DD Terlambat, Kadis PMD Madina: Kades Lamban Buat APBDes 2021

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): ” Sekarang sudah bulan Mei, BLT-DD baru 1 bulan diterima warga,” Kalimat itu setiap hari di bulan Mei 2021 ini melalui WhatsApp masuk ke Redaksi Malintang Pos Group,sekitar pencairan Dana Desa(DD) Tahun 2021,khususnya BLT-DD.

” Semalam sudah rapat kordinasi dengan semua Camat , Keuangan dan Inspektorat , keterlambatan ini adlh keterlambatan desa sendiri menyiapkan APBDes 2021 dan persyrtn lain ,” Ujar Kadis PMD Madina Syahnan Batubara,Sabtu(22/5) Via WhatsApp ke Redaksi ketika di konfirmasi sekitar keterlambatan pembagian BLT-DD bagi warga penerima di tahun 2021 ini.

Kades Manyabar Jae saat membagikan BLT-DD kepada Warga/Ist

Kata Syahnan, kalau PMD & Keuangan tetap berusaha agar usulan yg masuk segera diproses dan ini sudah dibahas semalam supaya Camat lebih tegas mendorong Kades – kadesnya melakukan percepatan APBDes.

Kades Salambue foto bersama dengan penerima BLT -DD disaksikan Mewakili Muspika Panyabungan/Ist

Sementara itu, sejumlah Kades kepada Wartawan, mengaku heran dengan pencairan DD tahun 2021, ada yang untuk BLT-DD dan ada yang Non BLT.

” Apakah ini untuk mengurangi dugaan Korupsi atau sengaja dibuat agar Kades jangan korupsi,sekaligus saja kenapa,” ujar Kades tersebut sambil angkat bahu.

Ilusterasi

Plt.Kadis Keuangan Madina Syahnan Pasaribu yang dikonfirmasi Via WhatsApp,Sabtu(22/5) mengatakan soal DD tahun 2021,khususnya dana BLT-DD Lagi proses, Pencairannya sudah diajukan ke KPPN Padang Sidimpuan.
” Prosesnya lambat,  karena keterlambatan pengajuan dari desa, Proses kelengkapan dokumen ini ranahnya PMD,” Ujar Syahnan Pasaribu.

Sementara itu, warga di berbagai desa di sejumlah kecamatan, heran dengan pembagian BLT-DD yang hanya 1 bulan, bukan 5 bulan,karena sekarang sudah tanggal 22 Mei 2021.

” Baru 1 bulan diterima Rp 300.000,- seharusnya warga sudah menerima 5 bulan,atau minimal 4 bulan, jika ini keterlambatan di desa, berarti Kades nya ada masalah,” sebut warga dengan nada jengkel( Red)

 

Admin : Iskandar Hasibuan

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Sutrisno Pangaribuan Pertanyakan Urgensi Dua Siswa Korban Keracunan MBG Karo Dibawa Ke – Jakarta

    MEDAN(Malintangpos Online): Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara Sutrisno Pangaribuan mempertanyakan keputusan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara membawa dua siswa korban dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dari…

    Read more

    Continue reading
    SMSI Madina Masa Bakti 2026-2029 Dilantik, Jeffry: Kita Perkuat Kekompakan!

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Provinsi Sumatera Utara, kembali menorehkan prestasi. Mereka dinilai sebagai salah satu contoh terbaik pelaksanaan program kerja SMSI tingkat kabupaten/kota…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses