
P.SIDIMPUAN(Malintangpos Online): Salah satu penggiat Sosial Media (Sosmed) Tabagsel, Sabar M Sitompul, mendesak polri untuk segera menangkap para pelaku penganiayaan Ketua SMSI Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Jeffry Barata Lubis pada Jumat malam (4/3/2022).
Aksi penganiyaan tersebut dilakukan terkait dugaan pemberitaan tambang emas ilegal yang membuat salah satu Ketua OKP di kabupaten Madina tersebut gerah.
Dalam aksi penganiayaan terhadap wartawan Jeffry Barata Lubis mengalami luka pada bagian wajah dan pelipis mata. akibat hal tersebut jeffry melaporkanya ke pihak kepolisian Resor Madina.
“Kami penggiat sosial media mendesak pihak kepolisian menangkap pelaku yang terlibat sesuai undang-undang yang berlaku,” ujar Sabar M Sitompul kepada awak media, Minggu (06/03/22).
Ia juga menyebutkan, Tindakan pelaku merupakan penghambat kebebasan pers dan melanggar KUHP serta Undang Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.
“Proses hukum harus tetap berjalan, siapapun yang terbukti melakukan tindak kekerasan harus dikenakan sanksi hukum. Semuanya harus obyektif,” tegas Sabar selaku jurnalis di Polri.
Sabar M Sitompul juga sangat menyesalkan atas peristiwa pengeroyokan terhadap wartawan,
“Kita sepakat untuk membangun kehidupan demokratis di negara yang kita cintai. Salah satu azas demokrasi adalah anti kekerasan”, tandas pria hitam manis berlesum pipi ini.
Kepada awak media Jefrry mengatakan, Penganiayaan itu disinyalir atas suruhan dari penambang emas ilegal yang tak terima dengan pemberitaan yang menyoroti status tersangka yang ditangani Polda Sumut.
“Pagi tadi dengan menggunakan nomor telpon rekan saya, Ketua OKP tersebut meminta saya agar berbincang-bincang dengan orang
suruhannya,” jelasnya, Jumat (4/3/22).
Menurut Jeffry, Ketua OKP itu meminta waktunya untuk bertemu dengan orang suruhannya. Ia sendiri tidak mengerti maksud dan tujuan dari pertemuan itu.
Namun setiba di lokasi yang dimaksud, terangnya, seseorang yang merupakan anggota Ketua OKP itu langsung melakukan penyerangan dan melakukan pengeroyokan bersama rekannya hingga Ia mengalami luka memar di bagian wajah.( Red)
Admin : dita risky saputri,SKM








