Penyidikan Korupsi Smart Village di 377 Desa di Kab.Mandaling Natal, Aspidsus Kejatisu Harus Lanjutkan

MEDAN(Malintangpos Online): Presidium Mimbar Rakyat Anti Korupsi (MARAK) Arief Tampubolon mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) segera melanjutkan penyidikan korupsi proyek desa digital ” Smart Village ” di 377 Desa yang ada di Kabupaten Mandaling Natal.

Terkhusus kepada Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejatisu, kita minta harus dilanjutkan penyidikan korupsi Smart Village di Mandailing Natal tahun 2023 itu.

” Segera ekspos dan umumkan tersangkanya, agar tidak menjadi fitnah di publik terhadap Kejaksaan,” ungkap Arief Tampubolon di Medan, Jumat 11 April 2025.

Menurut Arief, tidak ada alasan bagi Aspidsus Kejatisu Mutaqin Harahap untuk menghentikan penyidikan korupsi desa digital bernilai Rp. 9,4 miliar yang bersumber dari Dana Desa sebesar Rp. 24 juta lebih perdesa tersebut.

Apalagi sudah sangat jelas tidak ada infrastruktur jaringan internet di 377 Desa di Kabupaten Mandailing Natal yang terpasang.

Dengan adanya penetapan tersangka terhadap oknum yang terlibat dan bertanggungjawab dalam korupsi desa digital Smart Village akan semakin membuktikan kinerja ST. Burhanuddin memimpin Kejaksaan Agung.

“Jangan sampai gara gara korupsi desa digital Smart Village di Mandailing Natal ini, nama baik Kejaksaan Agung yang lagi bagusnya berubah. Aspidsus Mutaqin Harahap jangan takut menetapkan tersangkanya. Presidium MARAK, pasti mengawalnya,” tegas Arief Tampubolon.

Arief juga mengatakan Direktur PT Info Media Solusi Net (ISN) berinisial MA, kontraktor yang ditunjuka Pemkab Mandailing Natal sebagai pelaksana proyek desa digital Smart Village di 377 Desa telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan.

MA ditetapkan tersangka oleh penyidik Pidsus Kejati Sumsel berdasarkan surat nomor: TAP-05/L.6.5/Fd.1/04/2023 tanggal 26 April 2024.

MA, lanjut Arief, merupakan salah satu tersangka dari perkara dugaan tindak pidana korupsi pembuatan dan pengelolaan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Musi Banyuasin Tahun Anggaran 2019-2023.

“Jadi, Aspidsus Kejatisu Mutaqin Harahap jangan menghentikan penyidikan korupsi desa digital Smart Village di Kabupaten Mandailing Natal imi. Kita tidak ikhlas jika korupsi ini tidak ada tersangkanya,” tandas Arief Tampubolon(Rel/Red).

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Pak.Bupati dan DPRD Madina Tinjau Dong Jalan Ke – Sentra Produksi Hutanamale Julu Kecamatan PSM.

    HUTANAMALE(Malintangpos Online): Tiga Puluh KK Warga Dusun Hutanamale Julu Desa Hutanamale dan Ratusan KK Warga Kecamatan Puncak Sorik Marapi(PSM) Mengharapkan kepada Bupati/Wakil Bupati dan 40 Anggota DPRD Mandailing Natal di…

    Read more

    Continue reading
    Terungkap di RDP, Anggaran Bronjong Rp 175 Juta, Ambruk Karena Hujan Deras, Dinas PUPR Madina Perbaiki Lagi

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Ambruknya Bronjong Penahan Tebing di Jalan Ke Desa Manambin Kecamatan Kotanopan, Rabu(09/09) yang lewat bernilai sekitar Rp 175.000.000,- disebabkan Guyuran Hujan Lebat dan saat ini pihak Dinas PUPR…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses