
PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Panyabungan, Mahyuddin, mengutarakan Festival Seni dan Sastra SMAN 3 Panyabungan 2026, merupakan ajang yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Bulan Bahasa.
” Kegiatan ini dirancang sebagai ruang ekspresi, kreativitas, dan penguatan literasi bagi para siswa, di mana keindahan bahasa berpadu harmonis dengan estetika seni pertunjukan,” Ujar Kepsek SMA Negeri 3 Panyabungan Mahyuddin., Rabu(14/10) Via WhatsApp Ke Wartawan.
Dikatakannya, Mengusung semangat penggalian potensi diri dan pelestarian budaya, festival ini menghadirkan kompetisi seni dan sastra yang dinamis, edukatif, serta menghibur.
Kata dia, Suasana lingkungan sekolah berubah menjadi panggung apresiasi yang penuh warna, menampilkan 6 cabang lomba utama:

Cabang Perlombaan dan Gambaran Acara
1. Vocal Solo (Putra & Putri) Menjadi ajang pembuktian bakat olah vokal para
siswa.
Peserta mengeksplorasi teknik bernyanyi, jangkauan nada, dan penghayatan lagu untuk menyampaikan pesan emosional melalui seni suara, baik dalamkategori putra maupun putri.
2. Gitar Solo Menampilkan kemahiran teknik petikan dan ketepatan ritme para
gitaris muda sekolah. Setiap denting dawai yang dimainkan mengalun membawa
suasana mendalam, memadukan keharmonisan melodi dengan dinamika musik akustik/klasik.
3. Musikalisasi Puisi Sinergi yang memukau antara bait sastra dan harmoni nada.
Para peserta mengolah kata-kata puitis menjadi karya musik yang bernyawa,
sehingga pesan puitis dalam puisi dapat diresapi penonton melalui alunan irama
yang menyentuh.
4. Monolog Panggung pengujian olah peran, kontrol vokal, dan kedalaman karakter
individual. Dalam cabang ini, seorang penampil berdiri sendiri di panggung
membawakan naskah drama pendek, menyampaikan ide, emosi, dan konflik cerita secara intens kepada penonton.
5. Tari Menampilkan keindahan gerak, kontinuitas koreografi, dan kekuatan
ekspresi tubuh.
Para penari membawakan ragam tarian (baik kreasi maupun
tradisi) dengan kostum yang memikat dan keharmonisan gerak yang mencerminkan
kekayaan estetika visual.
6. Musik Tradisional Menjadi wadah pelestarian budaya dan penguatan kearifan
lokal. Peserta memainkan instrumen-instrumen musik tradisional dengan komposisi ritmis yang kaya, menggemakan kembali akar budaya dan kebanggaan akan
identitas daerah.
Tujuan Kegiatan

1. Penguatan Literasi Bahasa dan Sastra
Menumbuhkan rasa cinta, kebanggaan, dan apresiasi yang mendalam terhadap bahasa
dan sastra Indonesia maupun daerah, sekaligus mendorong siswa untuk mengeksplorasi makna di balik karya sastra melalui media pertunjukan .
2. Wadah Wadah Ekspresi dan Wadah Bakat Kreatif Menyediakan panggung terbuka bagi peserta didik untuk menggali, mengasah, dan menampilkan potensi serta bakat di bidang seni suara, musik, peran, tari, dan sastra secara optimal.
3. Pelestarian dan Penguatan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Menanamkan nilai-nilai kebudayaan serta kebanggaan akan identitas daerah melalui cabang lomba seperti Musik Tradisional dan Tari, guna menjaga keberlanjutan seni tradisi di tengah arus modernisasi.
4. Pembentukan Karakter Kreatif dan Percaya Diri Melatih keberanian mental, kedisiplinan , kemandirian, serta rasa percaya diri siswa saat tampil di hadapan publik (public speaking dan stage presence).
5. Pengembangan Kecerdasan Emosional dan Estetika Membina kepekaan rasa, kemampuan berempati, serta daya apresiasi seni (sensitivitas estetis) melalui penghayatan peran pada monolog, harmoni musikalisasi puisi, dan keindahan gerak tari.
6. Menumbuhkan Budaya Kompetisi yang Sehat dan Sportif
Mengedukasi siswa tentang arti penting perjuangan, rasa saling menghargai karya orang lain, serta semangat bersaing secara sehat (fair play) dalam sebuah ajang festival.

7. Mempererat Silaturahmi dan Kebersamaan Warga Sekolah
Membangun ruang interaksi yang positif, komunikatif, dan kolaboratif antar-siswa , antar- kelas, serta antara siswa dan bapak/ibu guru dalam suasana yang edukatif dan menggembirakan (Isk)
Admin : Iskandar Hasibuan..








